- Transjakarta menyesuaikan layanan operasional karena ada aksi unjuk rasa di sekitar Gedung DPR RI pada Kamis (27/8/2026).
- Pengalihan rute diterapkan pada Koridor 9 serta beberapa jalur lain sehingga tidak melewati halte tertentu secara sementara.
- Operasional rute 1B dan 1F dihentikan sementara secara total akibat penutupan jalur oleh pihak berwenang.
Suara.com - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) melakukan penyesuaian layanan operasional menyusul adanya rencana aksi penyampaian pendapat di sekitar Gedung DPR RI hari ini, Kamis (27/8/2026).
Langkah taktis ini diambil sebagai respons atas penutupan sejumlah jalur demi menjaga kelancaran lalu lintas di kawasan tersebut.
"Sehubungan dengan adanya rencana aksi menyampaikan pendapat di kawasan Gedung DPR serta penutupan jalur oleh pihak berwenang, Transjakarta melakukan penyesuaian layanan operasional," ujar Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani.
Sejumlah rute utama seperti Koridor 9 rute Pinang Ranti – Pluit harus mengalami pengalihan lintasan agar tetap bisa melayani pelanggan di tengah blokade jalan.
Selain Koridor 9, rute lain yang terdampak pengalihan meliputi 3F, 9A, 10H, 1W, S31, T31 hingga layanan bandara SH2.
Akibat adanya pengalihan ini, armada bus pada rute-rute tersebut dipastikan tidak akan melayani halte Gerbang Pemuda dan halte Petamburan untuk sementara waktu.
Bagi pengguna bus 8N dengan rute Kebayoran – Petamburan via Asia Afrika, perjalanan jadi menempuh lintasan yang lebih pendek, karena dipastikan tidak melayani Bus Stop MPR 1, Bus Stop MPR 2, serta kawasan Petamburan hingga situasi kembali kondusif.
Keputusan lebih tegas diambil untuk rute 1B (St. Palmerah – Tosari) dan 1F (St. Palmerah – Bundaran Senayan), yang operasionalnya dihentikan sementara secara total.
Manajemen Transjakarta pun menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh warga Jakarta atas kendala perjalanan yang muncul akibat situasi di lapangan.
Baca Juga: Aksi Demo 27 Agustus 2026 di DPR Tentang Apa? Ini Daftar Tuntutannya
"Mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi," kata Ayu.
Para pengguna Transjakarta tak lupa diminta mengatur ulang jadwal dan arah perjalanan mereka, agar tidak terjebak dalam kepadatan arus kendaraan.
"Pantau terus kanal media sosial resmi Transjakarta untuk mendapatkan pembaruan informasi real time, secara berkala," pungkas Ayu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Perubahan Rute Transjakarta Selama Demo di Gedung DPR RI
-
Ikan 'Kiamat' Terdampar di Pantai Pink Lombok, Ini Penjelasan Ilmiahnya
-
Semeru Membara: Jalur Pendakian Ditutup Total, Pendaki Dievakuasi!
-
FMN UI Serukan Demo di Istana Hari Ini, Bawa Sejumlah Tuntutan ke Pemerintah
-
Membaca Perang Paregrek 1: Saat Konflik Kerajaan Majapahit Berubah Jadi Thriller Politik
-
7 Cara Menghubungkan Smart TV ke Wi-Fi Rumah untuk Nonton YouTube hingga Netflix
-
Jelang Demo di DPR, Aparat Amankan Sejumlah Terduga Penyusup Sejak Malam
-
CIMB Niaga Kenalkan Preferred BOSS, Solusi Terintegrasi untuk Pemilik Bisnis
-
Tuntutan Hukum Mati Koruptor Membentang di Depan Gedung DPR RI Pagi Ini
-
Aksi Demo 27 Agustus 2026 di DPR Tentang Apa? Ini Daftar Tuntutannya