Bola / Bola Indonesia
Selasa, 14 April 2026 | 11:17 WIB
Kurniawan Dwi Yulianto (IG Indra Sjafri)
Baca 10 detik
  • Timnas Indonesia U-17 menang telak 4-0 atas Timor Leste di Piala AFF U-17 2026.

  • Dava Yunna mencetak gol salto spontan yang mendapat pujian khusus dari pelatih Kurniawan.

  • Kemenangan ini didedikasikan sebagai hadiah untuk publik Surabaya yang menjadi tuan rumah pertandingan.

Suara.com - Legenda Timnas Indonesia Kurniawan Dwi Yulianto yang juga pelatih tim nasional U-17 memuji gol akrobatik anak asuhannya Dava Yunna ke gawang Timor Leste di Piala AFF U-17 2026. Ia mengaku tidak kaget melihat hal tersebut.

Adapun dalam pertandingan tersebut Timnas Indonesia U-17 menang dengan skor telak empat gol tanpa balas, Senin (13/4/2026) malam.

Timnas Indonesia U-17 langsung tampil agresif sejak awal dan membuka keunggulan pada menit keenam lewat Putu Ekayana. Dominasi berlanjut dengan gol kedua di menit ke-18, juga melalui Ekayana hasil kerja sama rapi.

Kurniawan Dwi Yulianto, pelatih baru Timnas Indonesia U-17 (Instagram/comofootballindonesia)

Timor Leste sempat mencoba melawan, tetapi pertahanan Indonesia solid. Garuda Muda kemudian menambah dua gol lagi lewat Ridho (37’) dan Dava Yunna (42’). Hingga akhir laga, skor tak berubah.

Nah, gol Dava inilah yang menjadi sorotan. Di usia yang masih muda, sang pemain sudah mampu melakukan gol salto.

Kurniawan memang sudah mengakui kemampuan yang dimiliki Dava. Menurutnya, sang pemain punya kualitas individu yang menonjol.

"Dava adalah salah satu pemain yang punya kemampuan individu yang bagus dan tentunya sangat membanggakan,” kata Kurniawan dalam keterangannya usai laga.

“Surabaya adalah rumah dia juga, jadi ini hadiah untuk Surabaya,” ucap lelaki yang pernah membela Persita Jakarta Utara itu.

Sementara itu, Dava Yunna mengaku gol salto tersebut terjadi secara spontan. Ia tak sangka apa yang dilakukannya bisa berbuah angka untuk Timnas Indonesia.

Baca Juga: Kurniawan Dwi Yulianto Puji Setinggi Langit Gol Salto Dava Yunna ke Gawang Timor Leste

Ia mengaku tidak memiliki inspirasi khusus saat melakukan aksi akrobatik tersebut dan hanya memanfaatkan momen yang ada di lapangan.

“Iya, tadi sebelum berangkat teman-teman sempat bilang nanti golin salto, terus bisa kejadian,” kata Dava.

Dava berharap pada pertandingan selanjutnya dirinya dan tim dapat terus memberikan performa terbaik, sekaligus mengajak suporter untuk kembali memberikan dukungan langsung di stadion.

Lebih lanjut, pemain yang berasal dari Elite Pro Academy (EPA) Persebaya Surabaya tersebut juga berpesan kepada pemain muda lainnya agar terus bekerja keras dan tidak mudah menyerah dalam mengejar kesempatan tampil di level tertinggi.

“Untuk teman-teman tetap semangat, jangan menyerah dan terus kerja keras," pungkasnya.

Load More