- Justin Hubner melakukan tekel keras yang menyebabkan kaki pemain NAC Breda sobek, namun tetap dinilai bersih oleh wasit pertandingan.
- Usai laga, Hubner melontarkan kritik pedas kepada manajemen NAC Breda yang dianggap memicu masalah administratif "passportgate" bagi pemain naturalisasi.
- Justin Hubner secara vokal membela hak para pemain, termasuk Nathan Tjoe-A-On, agar tetap bisa bermain bola tanpa terhambat masalah kewarganegaraan.
Suara.com - Justin Hubner kembali menegaskan identitasnya sebagai bek tanpa kompromi lewat aksi provokatif yang memicu perdebatan panas usai membela Fortuna Sittard melawan NAC Breda.
Pemain yang akrab dijuluki "El Preman" oleh suporter Timnas Indonesia ini tidak hanya menghancurkan serangan lawan dengan tekel horor, tetapi juga menyerang manajemen klub lawan secara terbuka.
Dua aksi kontroversial Hubner ini mencuat di tengah memanasnya polemik paspor atau passportgate yang kini tengah menghantam karier sejumlah pesepak bola naturalisasi di kompetisi Belanda.
Karakter Keras El Preman di Atas Lapangan
Di dalam arena pertandingan, Hubner berulang kali terlibat duel fisik yang sangat keras dengan barisan pemain depan NAC Breda.
Salah satu momen yang paling menyita perhatian adalah ketika tekel agresifnya dilaporkan menyebabkan luka sobek pada bagian kaki pemain lawan.
Kendati terjangan tersebut terlihat sangat berbahaya, wasit yang memimpin laga tetap menilai aksi Hubner sebagai sebuah sapuan bola yang bersih.
Hubner tetap bermain penuh dan tampil sangat solid sepanjang jalannya pertandingan untuk mengawal lini belakang Fortuna Sittard.
Berkat performa impresifnya, ia berhasil membantu tim menahan hasil imbang sekaligus meredam berbagai skema serangan berbahaya dari kubu lawan.
Baca Juga: Sesaat Lagi Kick Off! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia U-17 vs Timor Leste
Serangan Balik Justin Hubner Terkait Skandal Paspor
Namun, tensi tinggi pertandingan tersebut nyatanya tidak berhenti saat peluit panjang dibunyikan oleh sang pengadil lapangan.
Justin Hubner melontarkan kritik pedas yang ditujukan langsung kepada kubu NAC Breda terkait polemik kewarganegaraan yang tengah bergejolak.
Ia merasa sangat kecewa dengan keterlibatan manajemen klub lawan yang dianggap memicu hambatan administratif bagi para pemain naturalisasi.
“Tidak menyenangkan ketika anda tidak diizinkan untuk berlatih atau bermain dalam pertandingan karena masalah paspor itu. Dan itu juga karena NAC,” ujarnya kepada ESPN.
Pernyataan tersebut menunjukkan kekecewaan mendalam sang pemain terhadap situasi yang dinilai mengganggu fokus pesepak bola profesional.
Berita Terkait
-
3 Pemain Gacor di Pekan ke-27 BRI Super League, Satu Pemain Berpotensi Masuk ke Timnas Indonesia?
-
Blak-blakan di Depan Erick Thohir, John Herdman Desak PSSI Benahi Pembinaan Usia Dini
-
Cetak Brace di Laga Debut, Ini Kata Kapten Timnas Indonesia U-17 Usai Hajar Timor Leste
-
Kata-kata Kurniawan Dwi Yulianto Usai Timnas Indonesia U-17 Hajar Timor Leste 4-0
-
Dominan Sejak Awal, Timnas Indonesia U-17 Gulung Timor Leste 4-0
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Galaxy S26 FE Jadi yang Pertama Bawa One UI 9, Samsung Genjot Kamera dan Galaxy AI
-
KPK Geledah Kantor Disdik Kabupaten Bogor Terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa!
-
Kabar Baik dari Halimun Salak! 51 Macan Tutul Jawa Buktikan Alam dan Manusia Bisa Berbagi Ruang
-
Kuansing Status Siaga Darurat Bencana Akibat Kabut Asap Karhutla
-
Aragon Menanti Marc Marquez: Mampukah Sang Raja Kembali Berjaya?
-
Heboh Harga Yamaha R2 40 Jutaan, Mesin DOHC Garang yang Bikin R15 Minder
-
Menkomdigi Ubah Aturan Kuota Internet, Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota dan Beri Pilihan Pelanggan
-
Rektor Diberhentikan, 9 Dosen Di-PTDH, Ada Apa di Universitas PGRI Palembang?
-
5 Cara Pakai Air Mawar Viva untuk Bikin Wajah Glowing Maksimal
-
Tidak Semua Bentuk Tubuh Cocok dengan Celana Cutbray, Mitos atau Fakta?