- Gubernur New Jersey Mikie Sherrill menuntut FIFA menanggung lonjakan biaya transportasi kereta menuju MetLife Stadium saat Piala Dunia 2026.
- Rencana kenaikan tarif kereta NJ Transit hingga 775 persen memicu kekhawatiran beban finansial bagi para suporter yang hadir.
- FIFA hingga kini belum menyetujui tuntutan tersebut meski pemerintah setempat terus mendesak tanggung jawab biaya operasional transportasi publik.
Suara.com - Gubernur New Jersey, Mikie Sherrill, melayangkan kritik keras terhadap FIFA terkait biaya transportasi menuju stadion Piala Dunia 2026.
Sherrill menuntut FIFA ikut menanggung biaya perjalanan suporter yang dinilai melonjak drastis.
Kenaikan harga ini mencuat setelah NJ Transit berencana menaikkan tarif kereta dari New York Penn Station ke MetLife Stadium hingga 775 persen.
Tiket yang biasanya sekitar 12,90 dolar AS berpotensi melonjak menjadi 100 dolar AS atau setara Rp1,5 juta saat hari pertandingan.
“Saya tidak akan membebani warga New Jersey dengan biaya ini selama bertahun-tahun. FIFA seharusnya membayar transportasi, dan jika tidak, saya tidak akan membiarkan warga dirugikan,” tegasnya dilansir dari NY Post.
Lonjakan biaya ini diperkirakan berkaitan dengan kebutuhan mengangkut hingga 40 ribu penonton ke stadion dalam delapan pertandingan Piala Dunia.
Sementara itu, FIFA diproyeksikan meraup pendapatan hingga 11 miliar dolar AS dari turnamen tersebut.
Kritik serupa juga datang dari Senator New York, Chuck Schumer, yang menilai FIFA telah membebankan biaya kepada publik.
Schumer mendesak badan sepak bola dunia itu untuk ikut menanggung biaya transportasi di kota-kota tuan rumah.
Baca Juga: Bek Iran Siap Mati Demi Negara, FIFA Pastikan Team Melli Tampil di Piala Dunia 2026
Di sisi lain, Gubernur New York Kathy Hochul menyatakan tarif transportasi di jaringan MTA tidak akan mengalami kenaikan.
Namun, jaringan tersebut tidak langsung melayani rute ke MetLife Stadium di East Rutherford.
Selain tiket kereta, biaya parkir di sekitar stadion juga melonjak hingga 225 dolar AS atau setara Rp3,48 juta.
Situasi ini menambah beban finansial bagi suporter yang ingin menyaksikan langsung pertandingan.
Meski menuai protes, FIFA sejauh ini belum menunjukkan tanda akan mengubah kebijakan.
Secara historis, organisasi tersebut memang tidak menanggung biaya transportasi lokal dalam setiap penyelenggaraan Piala Dunia.
Pemerintah AS sendiri telah mengalokasikan dana lebih dari 100 juta dolar untuk meningkatkan transportasi publik jelang Piala Dunia 2026.
Berita Terkait
-
Bek Iran Siap Mati Demi Negara, FIFA Pastikan Team Melli Tampil di Piala Dunia 2026
-
Timnas Iran Tegaskan Tetap Main di Piala Dunia 2026, Skenario Playoff Darurat Batal
-
Cedera Achilles, Hugo Ekitike Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026
-
FIFA Diminta Desak Trump Hentikan Razia Imigrasi Saat Piala Dunia 2026, Emang Berani?
-
Drawing Piala Asia 2027 Digelar di Riyadh, Timnas Indonesia Terancam Hadapi Raksasa di Fase Grup
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B
-
Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas
-
Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan
-
Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter
-
Proyek E10 Ambisius, Tapi Siapa Mau Pasok Tebu untuk Pemerintah?
-
Siap War Tiket! Indomaret Fun Run 2026 Bakal Ramaikan Gaya Hidup Sehat Warga Semarang
-
Anggaran Dipotong Pusat, Renovasi 11 Sekolah di Jakarta Terpaksa Mundur ke 2027
-
Gotong Royong Polhut Se-Indonesia, Bangun Rumah untuk Saudara di Aceh Tamiang
-
Dukungan Pendidikan Jadi Langkah untuk Mempersiapkan Generasi Muda Berintegritas
-
Ratusan Hektare Mangrove di Riau Habis Dibabat, Kapolda Turun Tangan