Bola / Bola Dunia
Kamis, 16 April 2026 | 16:51 WIB
Bek tim nasional Iran, Shuja Khalilzadeh, menegaskan loyalitas penuh untuk membela tanah air di tengan perang melawan AS-Israel. [Instagram]
Baca 10 detik
  • Bek timnas Iran, Shoja Khalilzadeh, menyatakan komitmen penuh pemain untuk berjuang membela kehormatan negara di tengah situasi geopolitik.
  • Timnas Iran menghadapi kendala persiapan fisik berupa absennya sesi latihan selama 45 hari dan cedera otot yang dialami Khalilzadeh.
  • Presiden FIFA, Gianni Infantino, memastikan timnas Iran tetap akan berpartisipasi dalam Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Suara.com - Bek tim nasional Iran, Shoja Khalilzadeh, menegaskan loyalitas penuh untuk membela tanah air di tengan perang melawan AS-Israel.

Khalilzadeh menyebut seluruh pemain siap berjuang demi kehormatan Iran, bahkan hingga titik darah penghabisan.

“Semua pemain berdiri untuk negara dan tanah air kami. Kami akan berjuang demi kebanggaan Iran sampai akhir,” ujarnya seperti dikutip dari Tasnim News.

Shoja Khalilzadeh juga mengungkap kondisi tim yang tidak ideal usai tampil di kompetisi Asia.

Khalilzadeh menyebut para pemain sempat tidak berlatih selama sekitar 45 hari dan menghadapi situasi yang tidak seimbang dalam pertandingan, termasuk saat gagal meraih hasil maksimal melawan Uni Emirat Arab.

Selain itu, Khalilzadeh mengaku mengalami masalah pada otot hamstring jelang laga.

Meski demikian, cedera tersebut dinilai tidak serius dan diperkirakan pulih dalam 7 hingga 10 hari ke depan.

“Saya belum sempat MRI, tapi sepertinya tidak parah dan akan segera pulih,” katanya.

Terkait persiapan menuju Piala Dunia FIFA 2026, Khalilzadeh menekankan pentingnya pemusatan latihan.

Baca Juga: Dukung Iran, Organisasi Houthi Siap Blokir Jalur Minyak Laut Merah

Khalilzadeh menilai jeda panjang tanpa latihan berisiko menurunkan kondisi fisik pemain, sehingga program training camp dan laga uji coba harus segera digelar.

Di sisi lain, Presiden FIFA Gianni Infantino memastikan Iran tetap akan tampil di Piala Dunia 2026 meski situasi geopolitik memanas.

Infantino menegaskan kehadiran Iran penting sebagai bagian dari kompetisi global.

“Iran pasti akan datang. Mereka mewakili rakyatnya dan lolos dengan prestasi olahraga,” kata Infantino dalam forum investasi yang disiarkan CNBC.

Sebelumnya, FIFA menolak permintaan Iran untuk memindahkan laga fase grup dari Amerika Serikat ke Meksiko karena kendala logistik.

Piala Dunia 2026 akan digelar di tiga negara tuan rumah, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Load More