Bola / Bola Indonesia
Jum'at, 17 April 2026 | 13:01 WIB
Kekalahan dari Malaysia buat nasib Timnas Indonesia U-17 di Piala AFF 2026 kritis. Skuad Garuda Asia wajib menang telak lebih dari dua gol atas Vietnam untuk bisa lolos. [ANTARA FOTO/Rizal Hanafi/sgd/kye]
Baca 10 detik
  • Timnas Indonesia U-17 berada di ambang kegagalan usai kalah 0-1 dari Malaysia, membuat jalur lolos lewat runner-up terbaik menjadi sangat tipis.
  • Skuad asuhan Kurniawan Dwi Yulianto wajib menang dengan selisih lebih dari dua gol saat melawan Vietnam demi unggul head-to-head di Grup A.
  • Vietnam dipastikan tidak akan bermain bertahan karena pelatih Cristiano Roland mengincar poin aman untuk lolos tanpa bergantung pada laga Malaysia vs Timor Leste.

Suara.com - Timnas Indonesia U-17 kini berada di ujung tanduk usai menelan kekalahan pahit yang membuat peluang mereka lolos ke semifinal Piala AFF U-17 2026 nyaris tertutup rapat.

Nasib armada asuhan pelatih Kurniawan Dwi Yulianto kini bergantung sepenuhnya pada laga pamungkas Grup A melawan pemuncak klasemen sementara, Vietnam.

Timnas Indonesia U-17 tidak hanya diwajibkan meraih tiga poin mutlak, tetapi secara matematis juga dituntut mencetak margin kemenangan lebih dari dua gol untuk bisa merebut tiket lolos.

Hitung-hitungan Rumit Head-to-Head Grup A

Rute menuju fase gugur semakin terjal setelah peluang Indonesia untuk lolos melalui jalur runner-up terbaik dipastikan sangat tipis.

Situasi pesimistis tersebut tak lepas dari fakta bahwa tim-tim yang menempati peringkat kedua di Grup B dan Grup C telah mengumpulkan perolehan poin yang jauh lebih masif.

Skenario paling masuk akal bagi Indonesia adalah memaksakan sistem perhitungan head-to-head yang melibatkan tiga negara jika Malaysia pada laga lain juga berhasil mengalahkan Timor Leste.

Pelatih Timnas U-17 Indonesia Kurniawan Dwi Yulianto berdoa saat tim asuhannya melawan Timnas Malaysia pada pertandingan penyisihan grup A ASEAN U-17 Boys Championship atau AFF U-17 di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Jawa Timur, Kamis (16/4/2026). [ANTARA FOTO/Rizal Hanafi/sgd/kye]

Mengutip ulasan dari media olahraga Vietnam, Soha, laga penentuan nasib bagi ketiga negara ini akan dilangsungkan secara bersamaan pada pekan ini.

"Pada babak final [fase grup], Vietnam U17 akan menghadapi Indonesia U17 sementara Malaysia U17 akan bermain melawan Timor Leste U17. Kedua pertandingan akan berlangsung serentak pada pukul 19.30 WIB tanggal 19 April," tulis media Vietnam, Soha.

Baca Juga: Kapten Timnas Indonesia U-17 Merasa Sangat Kecewa Kalah dari Malaysia

Jika situasi tiga tim memiliki poin enam terwujud, maka selisih gol dari pertemuan langsung antara Indonesia, Vietnam, dan Malaysia akan menjadi tolok ukur utama kelolosan.

Ancaman Serius dari Skuad Bintang Emas

Keuntungan agregat dan selisih gol saat ini berpihak penuh pada tim lawan yang secara hitung-hitungan memiliki jalan jauh lebih mulus menuju semifinal.

"Jika Vietnam U17 menang atau bermain imbang melawan Indonesia U17, mereka akan melaju ke babak selanjutnya sebagai juara Grup A. Namun, meskipun kalah, tim berbaju merah masih bisa mempertahankan posisi puncak jika Malaysia U17 juga menang melawan Timor Leste U17," tulis media Vietnam, Soha.

Beban psikologis jelas berada di pundak Indonesia karena kemenangan dengan margin sempit satu gol saja tidak akan cukup menolong nasib mereka.

"Jika Vietnam kalah dari U17 Indonesia dengan selisih 2 gol atau kurang, mereka tetap akan berada di posisi pertama karena selisih gol yang lebih baik daripada dua tim lainnya," tulis media Vietnam, Soha.

Load More