- Manajer Umuh Muchtar meminta pemain Persib Bandung tetap fokus menghadapi tujuh pertandingan sisa BRI Super League 2025/2026.
- Persaingan gelar juara semakin ketat setelah pesaing seperti Borneo FC dan Persija Jakarta terus menempel ketat posisi Persib.
- Persib wajib meraih kemenangan atas Dewa United di Banten pada 20 April 2026 agar posisi puncak klasemen tetap aman.
Suara.com - Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, mengingatkan pemain untuk fokus dan waspada pada tujuh pertandingan terakhir kompetisi BRI Super League 2025/2026.
Menurut Umuh, menjelang berakhirnya kompetisi BRI Super League 2025/2026 persaingan di klasemen semakin ketat dan posisi Persib di puncak klasemen masih belum aman.
Apalagi, pada pekan ke-28 kompetisi BRI Super League 2025/2026 dua pesaing Persib dalam perebutan gelar juara berhasil meraih kemenangan.
Borneo FC yang berada di peringkat kedua klasmen sementara, berhasil menaklukkan tuan rumah PSM Makassar dan saat ini mengumpulkan 63 poin.
Kemudian Persija Jakarta di peringkat tiga, berhasil meraih kemenangan atas tuan rumah PSBS Biak. Skuad Macan Kemayoran saat ini mengoleksi 58 poin.
Melihat persaingan yang semakin ketat, pria yang akrab disapa Pak Haji ini mengingatkan skuad Maung Bandung untuk fokus dan bekerja keras di sisa pertandingan musim ini.
"Pemain harus lebih hati-hati dan waspada. Saya pesen disini kita harus semuanya konsentrasi ada keinginan untuk menang," kata Umuh Muchtar.
"Semuanya harus bersama-sama kompak, dalam arti yang saya dapat itu ya semuanya harus punya tanggung jawab masing-masing ini, jangan sampai kebobolan lah jangan ada kesalahan," tegasnya.
Tak hanya di papan atas, tim papan bawah serta tengah menurut Umuh Muchtar mulai bangkit dan beberapa di antaranya akan berhadapan dengan skuad Maung Bandung.
Baca Juga: Tak Fokus ke Satu Nama, Bojan Hodak Minta Persib Bandung Waspadai Semua Pemain Dewa United
Salah satu lawan Persib yang penampilannya mengalami peningkatan yakni Bhayangkara FC, mereka saat ini mulai naik ke papan atas klasmen.
"Semua pun juga Bhayangkara juga sudah ke lima, kenapa begini karena semua ingin bangkit," ucap pria yang juga menjabat Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat ini.
"Karena mereka tidak ingin di bawah dan tidak ingin degradasi. Mereka ingin menunjukkan bahwa kita juga bisa. Yang sudah jelas Persib sama Borneo dan Persija persaingan ketat nya," jelasnya.
Umuh kembali menegaskan, pada sisa pertandingan kompetisi BRI Super League 2025/2026 skuad Maung Bandung harus fokus dan konsentrasi.
Karena, jika tergelincir di sisa pertandingan musim ini posisi Persib di klasemen bisa digeser oleh tim lain yang saat ini jarak poinnya cukup dekat.
"Saya udah menyampaikan pokoknya semuanya juga waspada, harus lebih waspada ya karena ini makin ketat pertandingan ini, ya ini yang harus bisa mempertahankan jangan sampai kita kalah," katanya.
Laga terdekat Persib di kompetisi BRI Super League 2025/2026 menghadapi Dewa United, laga ini akan berlangsung di Banten International Stadium, Senin (20/4/2026).
Kontributor : Rahman
Berita Terkait
-
Tak Fokus ke Satu Nama, Bojan Hodak Minta Persib Bandung Waspadai Semua Pemain Dewa United
-
Kronologi Tendangan Kungfu Eks Timnas Indonesia U-17, Berawal dari Protes Gol Kontroversial
-
Kemenangan atas Bali United Jadi Modal Beckham Putra Hadapi Dewa United
-
Cerita Fisioterapis Persib Gerlando Santos Terpikat Bandung, Ngaku Betah dan Ingin Menetap
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan
-
Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri
-
JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah