- Fadly Alberto Hengga terekam melakukan tendangan kungfu brutal kepada pemain Dewa United U-20 saat membela Bhayangkara FC U-20 di ajang Elite Pro Academy.
- Sebelum memicu kontroversi, Fadly merupakan pahlawan kemenangan Timnas Indonesia atas Honduras pada gelaran bergengsi Piala Dunia U-17 edisi 2025.
- Akibat aksi berbahaya tersebut, netizen mendesak Komdis PSSI untuk memberikan sanksi larangan bermain seumur hidup yang mengancam keberlanjutan kariernya.
Suara.com - Karier cemerlang penyerang muda berbakat Fadly Alberto Hengga kini berada di ujung tanduk usai memicu insiden brutal di kompetisi pembinaan usia muda, Elite Pro Academy.
Wonderkid yang digadang-gadang sebagai penerus legenda Papua, Boaz Solossa ini terekam melakukan tendangan kungfu berbahaya saat membela Bhayangkara FC U-20 melawan Dewa United U-20.
Tindakan tak sportif tersebut langsung memicu desakan keras dari publik agar Komdis PSSI segera menjatuhkan sanksi berat kepada mantan pahlawan Timnas Indonesia U-17 itu.
Kronologi Tendangan Kungfu di Stadion Citarum
Mengutip dari unggahan viral di akun Instagram Liga1Talk, kericuhan pecah pada matchday ke-33 saat tim tuan rumah menelan kekalahan pahit.
Emosi yang tak terbendung memicu perselisihan fisik antara sejumlah pemain dan staf di area pinggir lapangan.
Dalam rekaman tersebut, Fadly terlihat berlari kencang sebelum melayangkan tendangan keras ke arah punggung bagian atas seorang pemain lawan.
Serangan brutal yang hampir mengenai area kepala belakang itu membuat penggawa Dewa United tersebut tersungkur seketika di atas rumput lapangan.
Insiden mengerikan ini langsung memancing reaksi keras dari berbagai pihak yang menilai aksi tersebut sangat membahayakan nyawa sesama atlet profesional.
Baca Juga: Liga Indonesia Mundur ke September 2026, Erick Thohir Prioritaskan Timnas di Piala AFF
Pahlawan Piala Dunia
Jauh sebelum memicu kontroversi memalukan ini, rekam jejak pemuda 20 tahun asal Timika, Papua ini sebenarnya sangat menjanjikan.
Melansir data dari Transfermarkt, penyerang berpostur ideal ini pernah menjadi kepingan penting di bawah asuhan pelatih Nova Arianto.
Momen keemasannya tercipta saat ia berhasil membawa skuad Garuda menembus panggung prestisius Piala Dunia U-17 pada edisi 2025 lalu.
Fadly sukses mencatatkan namanya dalam buku sejarah dengan mencetak gol penting ke gawang Honduras yang berujung pada kemenangan sensasional 2-1.
Kemenangan krusial tersebut merupakan raihan tiga poin perdana bagi Indonesia di ajang dunia, terlebih saat itu mereka terjebak di grup berat bersama Brasil dan Zambia.
Tag
Berita Terkait
-
Pemain Timnas Indonesia Barbar Lakukan Tendangan Kungfu, Nova Arianto Geram!
-
Insiden Tendangan Kung Fu Berujung Sanksi Berat? Nova Arianto Beberkan Nasib Fadly Alberto Cs
-
Dua Negara Timur Tengah Bakal Lawan Timnas Indonesia yang Lagi TC di ASEAN, Kapan Laga Digelar?
-
Hokinya Joey Pelupessy, Kalah Justru Berpotensi Main di Kasta Teratas Liga Belgia
-
Kronologi Tendangan Kungfu Eks Timnas Indonesia U-17, Berawal dari Protes Gol Kontroversial
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Episode Gagal Bayar Korporasi RI Berlanjut
-
Literasi Digital: Keterampilan Baru yang Wajib Dimiliki Siswa
-
Terowongan PLTA Meledak, 9 orang Tewas dan 27 Lainnya Terjebak di Pegunungan Himalaya
-
Di Balik Jendela KRL: Pelajaran yang Tak Pernah Diajarkan Dosenku di Dalam Kelas
-
Tarif Lepas WNI Rp5 Juta, Harusnya Fokus Kenapa Banyak Warga yang Ingin Lepas Kewarganegaraan
-
Apakah Setelah Pakai Viva Milk Cleanser Perlu Cuci Muka? Ini Panduan yang Benar
-
Dear Pemerintah, Kenapa Tidak Maksimalkan Program yang Sudah Ada?
-
Stop Facial Tiap Bulan, Pakai 4 Serum Rekomendasi Dokter untuk Kecilkan Pori-pori
-
Menemukan 'Healing' Tipis-Tipis di Balik Jendela MRT dan LRT
-
Di Tengah Ancaman PHK, Investasi Baru di Jateng Buka 650 Lapangan Kerja