- Ribuan Bobotoh di Banten melakukan pengawalan luar biasa bagi skuad Persib Bandung meski laga pekan ke-28 di Banten International Stadium digelar tanpa penonton.
- Bojan Hodak merasa bermain di stadion kosong adalah kerugian dan pengalaman terburuk karena Persib sudah terbiasa dengan atmosfer penonton yang penuh.
- Eliano Reijnders mengaku sangat terkesan dengan fanatisme Bobotoh di jalanan dan sudah tidak sabar untuk kembali tampil di hadapan pendukung saat menjamu Arema FC di GBLA.
"Ke mana pun kami pergi, selalu ada stadion yang penuh, bahkan di pertandingan tandang sekalipun," tambahnya lagi.
Bojan bahkan berpendapat bahwa mendapatkan hinaan dari suporter lawan jauh lebih baik daripada harus bermain di stadion yang sepi.
"Terkadang bahkan ketika anda pergi untuk bertanding, lawan menghina anda, itu juga bagus karena anda memiliki perasaan bahwa inilah sepakbola, tahu kan?" tegasnya.
"Jadi, perasaan terburuk sebenarnya adalah bermain tanpa penggemar," pungkas pelatih yang membawa Persib juara tersebut.
Eliano Reijnders Menanti Atmosfer Panas GBLA
Senada dengan sang pelatih, Eliano Reijnders juga merasakan adanya kekurangan atmosfer kompetisi saat tribun stadion dibiarkan kosong.
"Bagi saya, saya pikir bagi kedua tim lebih baik bermain dengan penggemar. Saya pikir bukan hanya untuk kami tapi juga untuk mereka," ujar Eliano.
Pemain yang mengenakan nomor punggung 2 ini mengaku sangat terkesan dengan pemandangan Bobotoh yang ia lihat di sepanjang jalan menuju stadion.
"Senang melihat para penggemar sebelum kami tiba di stadion," ucap pemain yang baru bergabung dengan skuad Maung Bandung tersebut.
Baca Juga: Klasemen BRI Super League: Borneo FC Pangkas Jarak dengan Persib Bandung
Kini, fokus Eliano beralih sepenuhnya pada pertandingan kandang selanjutnya melawan Arema FC yang sangat dinantikannya.
"Dan saya tidak sabar menunggu pertandingan berikutnya untuk melihat Bobotoh lagi," kata Eliano menutup pembicaraan.
Latar Belakang Dukungan Fanatik di Super League
Laga pekan ke-28 antara Dewa United dan Persib Bandung memang menjadi sorotan karena status kedua tim yang menghuni papan atas klasemen.
Persib Bandung dijadwalkan akan menjamu Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Jumat (24/4/2026) mendatang.
Kehadiran ribuan Bobotoh di GBLA diprediksi akan menjadi suntikan motivasi besar bagi tim untuk mengamankan poin penuh di kandang sendiri.
Sinergi antara prestasi tim di lapangan dan loyalitas suporter di tribun terus menjadi kunci utama kedigdayaan Persib di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Kontributor : Rahman
Berita Terkait
-
Jan Olde Sebut Kartu Merah Alex Martins 'Bodoh' usai Dewa United Gagal Tekuk Persib
-
Merasa Persib Dirugikan Wasit, Umuh Muchtar Pertanyakan Fungsi VAR
-
Akhirnya Muncul, Fadly Alberto Akui Dirinya Bodoh Lakukan Tendangan Kungfu
-
Bos Bhayangkara FC Bongkar Pemicu Fadly Alberto Nekat Lakukan Tendangan Kungfu
-
Pernyataan Fadly Alberto Hengga Usai Viral Lakukan Tendangan Kungfu
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan