Bola / Bola Indonesia
Selasa, 21 April 2026 | 11:58 WIB
Fadly Alberto (Antara)
Baca 10 detik
  • Fadly Alberto meminta maaf secara terbuka atas aksi tendangan kungfu di laga EPA U-20.

  • Pemain Timnas U-20 ini menyesal telah merugikan klub dan mencoreng nama baik Garuda Muda.

  • Fadly menyatakan kesiapan menerima sanksi tegas dari Komite Disiplin PSSI akibat tindakan brutalnya.

Suara.com - Aksi kontroversial yang melibatkan winger Bhayangkara FC U-20, Fadly Alberto Hengga, akhirnya mendapat klarifikasi langsung. Pemain muda tersebut mengakui kesalahannya usai melakukan tendangan keras bergaya kungfu kepada pemain Dewa United U-20, Rakha Nurkholis.

Insiden itu terjadi dalam laga Elite Pro Academy Super League U-20 2025/2026 antara Bhayangkara FC U-20 melawan Dewa United U-20 di Stadion Citarum pada Minggu (19/4/2026).

Aksi tersebut langsung memicu sorotan karena dinilai berbahaya dan tidak mencerminkan sportivitas.

Pesepak bola Timnas Indonesia U-17 Fadly Fadly Alberto (tengah) berselebrasi bersama rekan-rekannya usai mencetak gol ke gawang Timnas Honduras U-17 pada laga Grup H Piala Dunia U17 2025 di Lapangan 2 Aspire Zone, Doha, Qatar, Senin (10/11/2025). [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/app/YU]

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @albrtoo_10, Fadly akhirnya buka suara dan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.

"Saya Fadly Alberto Hengga, pemain Bhayangkara Presisi Lampung FC U-20. Dengan sadar, saya memohon maaf dan menyesal atas perbuatan bodoh saya saat pertandingan melawan Dewa United Banten FC U-20," kata Fadly Alberto.

"Secara khusus, saya meminta maaf kepada Rakha Nurkholis dan tim Dewa United U-20 atas perbuatan bodoh saya menendang Rakha Nurkholis," jelasnya.

Fadly Alberto Hengga saat memperkuat Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 tahun 2025 (dok. FIFA)

Tak hanya kepada lawan, Fadly juga menyampaikan penyesalan kepada internal tim Bhayangkara FC serta pihak Timnas Indonesia. Ia menyadari tindakannya telah merugikan banyak pihak.

"Dan untuk tim Bhayangkara Presisi Lampung FC, saya meminta maaf kepada pimpinan dan manajemen Bhayangkara Presisi Lampung FC serta seluruh jajaran pelatih dan rekan setim karena telah merugikan tim," imbuh Fadly Alberto.

"Dan untuk Tim Nasional Indonesia, saya meminta maaf karena perbuatan saya mencoreng nama baik Tim Nasional Indonesia," tuturnya.

Baca Juga: Ditahan Dewa United, Eliano Reijnders: Kami Masih Berada di Jalur Juara

Sebagai informasi, Fadly merupakan bagian dari skuad Timnas Indonesia U-20 yang dilatih Nova Arianto. Namun, pasca insiden tersebut, namanya dikabarkan terancam dicoret dari tim berjuluk Garuda Muda.

Pemain berusia 17 tahun itu juga tak lupa meminta maaf kepada publik atas kegaduhan yang terjadi. Ia mengaku siap menerima konsekuensi dari tindakannya, termasuk sanksi dari Komite Disiplin PSSI.

"Kepada masyarakat Indonesia, saya meminta maaf atas kegaduhan akibat tindakan saya. Dan semoga tindakan saya memberikan saya pelajaran yang baik ke depannya agar bisa menjaga emosi dan jauh lebih baik," jelas Fadly Alberto.

"Dan terakhir, saya siap menerima sanksi yang setimpal atas tindakan saya dan saya berjanji tidak akan mengulangi tindakan tersebut."

"Sekian permohonan maaf saya. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Terima kasih," pungkasnya.

Load More