Bola / Bola Indonesia
Selasa, 21 April 2026 | 10:29 WIB
Kronologi keributan yang terjadi antara Bhayangkara FC U-20 dan Dewa United U-20 melibatkan eks Timnas Indonesia U-17, Fadly Alberto Hengga. (Instagram/@futboll.indonesiaa)
Baca 10 detik
  • Pemain Bhayangkara FC U-20, Fadly Alberto Hengga, menyampaikan permohonan maaf terbuka atas aksi tendangan kungfunya di lapangan.
  • Insiden tersebut terjadi saat laga Elite Pro Academy U-20 melawan Dewa United di Stadion Citarum, Minggu (19/4).
  • Fadly menyesali perbuatannya dan meminta maaf secara langsung kepada korban Rakha Nurkholis serta seluruh tim Dewa United.

Suara.com - Fadly Alberto Hengga akhirnya muncul ke publik untuk menyampaikan penyesalan dan permohonan maaf atas tindakan brutalnya di lapangan.

Pemain Bhayangkara FC U-20 itu secara terbuka mengakui bahwa aksi tendangan kungfu yang ia lakukan adalah sebuah perbuatan bodoh.

Permohonan maaf ini disampaikan setelah video aksi tak terpujinya menyebar luas di media sosial dan menuai kecaman dari berbagai pihak.

"Dengan sadar saya memohon maaf dan menyesal atas perbuatan bodoh saya saat melawan Dewa United Banten FC U-20," kata Fadly Alberto Hengga dikutip dari Instagram pribadinya pada Senin (20/4) malam.

Secara khusus, ia juga menyampaikan permintaan maaf langsung kepada sang korban, Rakha Nurkholis dan seluruh tim Dewa United U-20.

"Secara khusus saya meminta maaf kepada Rakha Nurkholis dan tim Dewa United atas perbuatan bodoh saya menendang Rakha Nurkholis," ucap Fadly melanjutkan.

Insiden memalukan ini terjadi dalam laga Elite Pro Academy (EPA) U-20 di Stadion Citarum, Semarang, pada Minggu (19/4/2026).

Pertandingan yang berakhir dengan kemenangan 2-1 untuk Dewa United U-20 itu memang berjalan dengan tensi tinggi.

Ketegangan dilaporkan mulai memuncak setelah wasit mengesahkan gol kedua Dewa United yang dinilai berbau offside oleh kubu Bhayangkara.

Baca Juga: Hasil Super League: 10 Pemain Dewa United Tahan Persib Bandung di BIS!

Situasi semakin panas hingga puncaknya terjadi keributan massal antarpemain.

Di tengah kekacauan itulah, aksi tendangan kungfu Fadly ke punggung Rakha terekam kamera dan menjadi viral.

Belakangan, pihak Bhayangkara FC sempat menyinggung adanya dugaan ucapan bernada rasialisme yang menjadi pemicu emosi sang pemain.

Namun, terlepas dari apapun pemicunya, Fadly Alberto kini telah mengakui kesalahannya dan menyampaikan penyesalan secara terbuka kepada publik.

Load More