- Jay Idzes tampil solid sebagai starter saat US Sassuolo menahan imbang Fiorentina pada pekan ke-34 Serie A Italia.
- Calvin Verdonk hanya menghuni bangku cadangan saat Lille OSC meraih kemenangan 1-0 atas FC Paris di Ligue 1.
- Pemain timnas Indonesia menghadapi tantangan besar terkait konsistensi dan persaingan internal untuk merebut posisi utama di Eropa.
Suara.com - Perjalanan pemain Timnas Indonesia di kompetisi Eropa akhir pekan lalu menghadirkan cerita berbeda.
Jay Idzes kembali menunjukkan peran penting bersama US Sassuolo di Serie A Italia. Sebaliknya, Calvin Verdonk harus puas menjadi cadangan saat Lille OSC berlaga di Ligue 1 Prancis.
Jay Idzes Tampil Solid Lawan Fiorentina
Sassuolo bermain imbang 0-0 melawan Fiorentina pada pekan ke-34 Serie A, Minggu (26/4/2026).
Jay Idzes tampil sebagai starter dan kembali menjadi andalan di lini belakang. Bek Timnas Indonesia itu membantu Sassuolo meredam serangan Fiorentina sepanjang laga.
Berdasarkan data FotMob, Idzes mencatat akurasi operan 96 persen dari 61 sentuhan.
Ia juga memenangi seluruh duel udara yang dihadapinya. Selain itu, Idzes membukukan sembilan aksi bertahan dan tujuh sapuan penting.
Penampilan tersebut membuatnya mendapat rating 6,8. Laga ini juga menjadi penampilan ke-33 secara beruntun sebagai starter di Serie A musim ini.
Calvin Verdonk Masih Menunggu Kesempatan
Baca Juga: Gaji Skuad Sassuolo Dibongkar Media Italia, Jay Idzes Tembus Puluhan Miliar Rupiah
Nasib berbeda dialami Calvin Verdonk di Prancis.
Lille OSC meraih kemenangan 1-0 atas FC Paris. Namun, Verdonk tidak mendapat kesempatan bermain.
Bek kiri Timnas Indonesia itu hanya duduk di bangku cadangan. Posisi starter di sisi kiri pertahanan kembali ditempati Romain Perraud.
Persaingan ketat di skuad Lille membuat Verdonk harus bekerja ekstra untuk merebut kembali tempat utama.
Meski begitu, kemenangan ini penting bagi Lille dalam upaya mengamankan tiket kompetisi Eropa musim depan.
Tantangan Pemain Garuda di Eropa
Berita Terkait
-
Rapor Pemain Abroad Timnas Indonesia: Joey Pelupessy Tatap Promosi Liga Belgia
-
Update Harga Pasar Pemain Timnas Indonesia: Jay Idzes Tembus Rp173 Miliar, Mees Hilgers Makin Turun
-
Cara Jay Idzes Menenangkan Diri Jika Melawan Pesepak Bola Top, Galak Banget!
-
Suka Liverpool dan Banyak Pemain Belanda, Bisakah Jay Idzes Main di Sana?
-
Bongkar Resep Performa Solidnya, Jay Idzes: Selalu Berpikir Saya yang Terbaik
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Tito Mohon-mohon ke Purbaya Minta Cairkan Tambahan Anggaran Rp 6 T buat Pemulihan Sumatra
-
Viral Kasus Pelecehan Seksual Konsumen Paylater, Kredivo Putus Kerja Sama Debt Collector
-
Shin Tae-yong Maklumi Persija Kalah di Laga Perdana Piala Presiden 2026
-
Industri Kreatif Bergeser, Strategi Kampanye Tak Lagi Cukup
-
Ekonom UGM Endus Pola Penggusuran 'Orang Jokowi' di Balik Mundurnya Gubernur BI
-
RI Lobi AS Agar Sawit Bebas Tarif Section 301, Airlangga: Kami Minta Dikecualikan
-
KPK Periksa SF Hariyanto, Eks Ketua KPID Riau hingga Anggota Dewan
-
Teka-teki Kematian Sutrimo, DPR Minta Polisi Tak Sisakan Spekulasi
-
Ketimpangan Relasi Kerja: Mengapa Loyalitas Hanya Berlaku Satu Arah?
-
Perahu Mahasiswa KKN Terbalik di Muratara, Begini Kronologi hingga Satu Korban Hilang