-
Poin Persib Bandung kini disamai Borneo FC akibat dua kali meraih hasil imbang beruntun.
-
Pelatih Bojan Hodak mengeluhkan buruknya penyelesaian akhir tim meski dominan dalam menciptakan peluang.
-
Lima laga sisa melawan tim besar menjadi penentu gelar juara BRI Super League 2026.
Suara.com - Persib Bandung mulai merasakan tekanan serius dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dua hasil imbang beruntun kontra Dewa United Banten FC dan Arema FC membuat keunggulan mereka di puncak klasemen menguap.
Kini, raihan 66 poin Persib sudah berhasil dikejar Borneo FC Samarinda hingga pekan ke-29.
Beruntung bagi Maung Bandung, mereka masih bertahan di posisi teratas berkat keunggulan head to head atas tim asal Kalimantan tersebut.
Persaingan pun dipastikan bakal berlangsung sengit hingga akhir musim. Persib masih dihadapkan pada sejumlah laga krusial melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC, Persija Jakarta, dan PSM Makassar.
Sementara itu, Borneo FC juga tidak lepas dari ujian berat saat berjumpa Bali United FC dan Malut United FC.
“Poin kami sama dengan Borneo FC, masih tersisa lima pertandingan lagi, mereka punya beberapa pertandingan sulit, kami juga punya beberapa yang sulit, Jadi untuk liga, untuk sepak bola di Indonesia, ini menarik,” kata Hodak di laman I.League.
Berbeda dengan musim lalu saat Persib sudah mengunci gelar lebih awal di pekan ke-30 dengan 64 poin, musim ini skenario berubah drastis.
Mereka harus bertarung hingga garis akhir untuk memastikan trofi tetap di tangan.
Sorotan tajam pun diarahkan Bojan Hodak pada performa lini depan timnya. Dalam laga terakhir, Persib tampil dominan namun gagal mengonversi peluang menjadi gol, masalah klasik yang kini jadi ancaman nyata.
Baca Juga: Persis Solo Kena Bantai di GBK, Milomir Seslija Akui Kehebatan Persija
“Pemain sudah mengerti bahwa hal tersulit dalam sepak bola adalah mencetak gol. Kami punya fisik yang bagus, pergerakan lari yang bagus, taktik bagus," sambungnya.
"Kami membuat 29 shoot ke gawang tapi yang kurang hanyalah gol,” sesal Hodak.
Jika tak segera menemukan solusi di sektor penyerangan, Persib berisiko kehilangan momentum di saat paling menentukan musim ini.
Lima laga tersisa akan menjadi ujian sesungguhnya bagi mental dan ketajaman Maung Bandung.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas
-
Rambah Hutan Lindung di Batam, PT GTP Jadi Tersangka Korporasi
-
Truk LPG Hantam 11 Kendaraan di Kota Bandung, Pesepeda Wanita Meninggal Dunia
-
TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang