Bola / Bola Indonesia
Selasa, 28 April 2026 | 15:06 WIB
Duel Persib Bandung vs Arema FC dalam laga pekan ke-29 BRI Super League 2025/2026 di Stadion GBLA, Bandung, Jumat (24/4/2026). [Fok. IG Persib Bandung]
Baca 10 detik
  • Poin Persib Bandung kini disamai Borneo FC akibat dua kali meraih hasil imbang beruntun.

  • Pelatih Bojan Hodak mengeluhkan buruknya penyelesaian akhir tim meski dominan dalam menciptakan peluang.

  • Lima laga sisa melawan tim besar menjadi penentu gelar juara BRI Super League 2026.

Suara.com - Persib Bandung mulai merasakan tekanan serius dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dua hasil imbang beruntun kontra Dewa United Banten FC dan Arema FC membuat keunggulan mereka di puncak klasemen menguap.

Kini, raihan 66 poin Persib sudah berhasil dikejar Borneo FC Samarinda hingga pekan ke-29. 

Beruntung bagi Maung Bandung, mereka masih bertahan di posisi teratas berkat keunggulan head to head atas tim asal Kalimantan tersebut.

Persib Bandung menghadapi Arema FC. (Rahman)

Persaingan pun dipastikan bakal berlangsung sengit hingga akhir musim. Persib masih dihadapkan pada sejumlah laga krusial melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC, Persija Jakarta, dan PSM Makassar. 

Sementara itu, Borneo FC juga tidak lepas dari ujian berat saat berjumpa Bali United FC dan Malut United FC.

“Poin kami sama dengan Borneo FC, masih tersisa lima pertandingan lagi, mereka punya beberapa pertandingan sulit, kami juga punya beberapa yang sulit, Jadi untuk liga, untuk sepak bola di Indonesia, ini menarik,” kata Hodak di laman I.League.

Borneo FC vs PSM Makassar (ig Borneo FC)

Berbeda dengan musim lalu saat Persib sudah mengunci gelar lebih awal di pekan ke-30 dengan 64 poin, musim ini skenario berubah drastis. 

Mereka harus bertarung hingga garis akhir untuk memastikan trofi tetap di tangan.

Sorotan tajam pun diarahkan Bojan Hodak pada performa lini depan timnya. Dalam laga terakhir, Persib tampil dominan namun gagal mengonversi peluang menjadi gol, masalah klasik yang kini jadi ancaman nyata.

Baca Juga: Persis Solo Kena Bantai di GBK, Milomir Seslija Akui Kehebatan Persija

“Pemain sudah mengerti bahwa hal tersulit dalam sepak bola adalah mencetak gol. Kami punya fisik yang bagus, pergerakan lari yang bagus, taktik bagus," sambungnya.

"Kami membuat 29 shoot ke gawang tapi yang kurang hanyalah gol,” sesal Hodak.

Jika tak segera menemukan solusi di sektor penyerangan, Persib berisiko kehilangan momentum di saat paling menentukan musim ini. 

Lima laga tersisa akan menjadi ujian sesungguhnya bagi mental dan ketajaman Maung Bandung.

Load More