Bola / Bola Indonesia
Rabu, 29 April 2026 | 11:31 WIB
Jay Idzes saat membela Timnas Indonesia di laga melawan Australia (the-afc.com)
Baca 10 detik
  • Federasi Sepak Bola Asia Tenggara berencana mengundang Australia untuk berkompetisi pada turnamen sepak bola Piala AFF tahun 2026 mendatang.
  • Kehadiran Australia yang memiliki kualitas dunia akan meningkatkan level kompetisi serta memberikan tantangan baru bagi seluruh peserta.
  • PSSI melakukan berbagai persiapan strategis untuk Timnas Indonesia demi meraih gelar juara perdana pada edisi tahun 2026.

Suara.com - Rencana besar tengah disiapkan Federasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF) jelang Piala AFF 2026. Federasi sepak bola Asia Tenggara itu dikabarkan ingin mengundang Australia.

Jika terwujud, langkah ini akan mengubah peta persaingan secara signifikan. Pasalnya, turnamen ini biasanya hanya diikuti negara-negara ASEAN.

Kehadiran tim luar kawasan jelas meningkatkan level kompetisi. Sekaligus memberi tantangan baru bagi semua peserta.

Bagi Timnas Indonesia, situasi ini bisa menjadi ancaman serius. Selama ini, Indonesia belum pernah meraih gelar juara.

Prestasi terbaik Garuda hanya runner-up sebanyak enam kali. Padahal, turnamen ini sudah digelar sejak 1996. Ambisi untuk meraih trofi perdana pun terus dikejar.

Persiapan besar telah dilakukan oleh PSSI. Mereka menunjuk John Herdman sebagai pelatih baru. Selain itu, sejumlah pemain naturalisasi dipulangkan ke liga domestik.

Jadwal kompetisi juga disesuaikan agar fokus ke turnamen. Semua langkah itu demi hasil maksimal di edisi 2026.

Namun, rencana AFF mengundang Timnas Australia bisa jadi penghalang besar mengutip dari laman Instagram ASEAN football.

Australia saat ini berada di peringkat 27 dunia versi FIFA. Mereka juga dipastikan tampil di Piala Dunia 2026. Secara kualitas, skuad Socceroos berada di atas tim Asia Tenggara. Meski begitu, ada kendala soal ketersediaan pemain.

Baca Juga: Profil Nama Baru Timnas Indonesia Yang Siap Debut Dalam Persiapan Menuju Piala AFF 2026

Turnamen ini tidak masuk kalender FIFA resmi. Artinya, Australia mungkin tidak menurunkan skuad terbaiknya. Namun tetap saja, kekuatan mereka sulit diremehkan.

Kini AFF dihadapkan pada pilihan penting. Mempertahankan identitas regional atau meningkatkan level kompetisi. Apa pun keputusannya, ASEAN Cup 2026 dipastikan lebih menantang.

Kontributor : Imadudin Robani Adam

Load More