- Pelatih Diego Simeone menegaskan Atletico Madrid memikul tanggung jawab besar, bukan tekanan, saat menghadapi Arsenal di semifinal Liga Champions.
- Pencapaian mencapai semifinal Liga Champions merupakan keberhasilan luar biasa bagi Atletico Madrid setelah menanti selama sembilan tahun terakhir.
- Simeone mengharapkan dukungan penuh suporter serta kerja nyata para pemain di lapangan untuk mengalahkan Arsenal dalam pertandingan tersebut.
Suara.com - Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone menepis anggapan bahwa timnya berada di bawah tekanan jelang laga semifinal krusial melawan Arsenal di Liga Champions.
Juru taktik asal Argentina itu justru menegaskan bahwa timnya mengusung sebuah tanggung jawab besar, bukan tekanan.
Ini adalah penampilan perdana Atletico Madrid di babak semifinal dalam sembilan tahun terakhir, sebuah pencapaian yang dinilai Simeone sudah sangat luar biasa bagi klub.
"Mereka telah mencapai semifinal lagi. Bagi Atletico, ini luar biasa. Ini luar biasa bisa melakukannya untuk keempat kalinya dalam 14 tahun. Ini sangat luar biasa," ujar Simeone dikutip dari Football Espana.
Di momen spesial yang bertepatan dengan hari ulang tahunnya ini, Simeone mengaku dipenuhi rasa syukur.
Ia pun berharap antusiasme dan energi positif dari para pendukung bisa menjadi kekuatan tambahan bagi timnya.
"Saya merasakan rasa syukur yang murni. Saya bersama dua putra saya, tiga putri saya, ibu saya, istri saya, dan teman-teman saya. Yang tersisa hanyalah bersyukur," ujarnya.
"Keyakinan, antusiasme, dan energi yang mereka berikan kepada kami akan sangat membantu. Kami menghadapi pertandingan yang sulit dan kami datang dengan penuh harapan," lanjut Simeone.
Meskipun Arsenal datang dengan status sebagai tim unggulan, Simeone tidak gentar.
Baca Juga: PSG vs Bayern Munich Berakhir dengan 9 Gol, Seedorf Jagokan Arsenal Juara Liga Champions
Ia mengingatkan bahwa dalam sepak bola, mimpi saja tidak akan cukup. Hasil akhir akan ditentukan oleh kerja nyata di atas lapangan.
"Bermimpi itu bagus, tetapi kenyataan adalah apa yang terjadi di lapangan. Kenyataan adalah apa yang kami lakukan dan apa yang Tuhan inginkan," ujar Simeone.
"Itulah cara kami bersikap," tegasnya.
Filosofi inilah yang membuatnya mengubah narasi dari tekanan menjadi tanggung jawab.
Ia ingin para pemainnya tampil dengan persiapan matang dan semangat juang tinggi untuk memainkan permainan sesuai karakter mereka.
"Tidak ada tekanan, yang ada adalah tanggung jawab, ada kegembiraan khusus. Kami harus mempersiapkan diri untuk bermain," ujar Simeone.
"Pada akhirnya ini adalah pertandingan sepak bola dan para pemain yang menentukannya. Kami ingin memainkan permainan kami dan membawa pertandingan ke arah yang bisa menyakiti mereka," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Semifinal Liga Champions: Mikel Arteta Bidik Kemenangan di Markas Atletico Madrid
-
Vincent Kompany Optimistis Bayern Munich Bisa Balikkan Keadaan Lawan PSG
-
Luis Enrique Puji Mental Juang PSG saat Kalahkan Bayern Munich
-
Drama 9 Gol PSG Bungkam Bayern, Disebut Semifinal Liga Champions Paling Gila Abad Ini
-
Harry Kane Cs Digebuk 4-5, Bos Bayern Munich: Selebrasi Pemain PSG Lebay
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Hasil Piala Dunia 2026: Brasil Tampil Buruk, Ditahan Maroko 1-1
-
Gantikan Marco Silva, Fulham Dikabarkan Boyong Alvaro Arbeloa Sebagai Pelatih Baru
-
Hasil Piala Dunia 2026: Timnas Qatar Cetak Sejarah Usai Imbangi Swiss
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026