- Lionel Messi resmi mengakuisisi klub UE Cornellà asal Spanyol pada 16 April untuk mendukung pengembangan sepak bola usia muda.
- Pemain Inter Miami tersebut berkomitmen membantu kemajuan tim yang sedang berjuang dalam babak playoff promosi kompetisi Tercera RFEF.
- Kedatangan Messi menandai era baru bagi klub untuk meningkatkan pertumbuhan olahraga serta institusi melalui visi strategis jangka panjang.
Suara.com - Megabintang sepak bola Lionel Messi menyapa para pemain dan staf pelatih UE Cornellà setelah resmi mengakuisisi klub tersebut.
Dalam pesannya, ia menegaskan komitmen untuk membantu perkembangan tim yang kini berlaga di kasta kelima sepak bola Spanyol.
“Saya ingin menyapa kalian dan mengatakan bahwa kami ada di sini untuk berkembang dan membantu dalam segala hal yang dibutuhkan. Kami sangat antusias dengan proyek baru ini,” kata Messi dalam pesan video yang dikirimkan kepada klub.
Pesan itu disampaikan saat kompetisi Tercera RFEF menyisakan dua pertandingan. Cornellà sendiri sudah memastikan tempat di babak playoff promosi menuju Segunda RFEF.
Messi juga menunjukkan dukungannya melalui media sosial saat pertandingan sebelumnya.
“Saya mengikuti kalian dan mendukung kalian setiap akhir pekan,” tulis Messi di media sosial saat pertandingan terakhir tim.
Pemain Inter Miami CF itu mengumumkan akuisisi klub asal Spanyol tersebut pada 16 April, sebagai bagian dari investasinya dalam pengembangan sepak bola usia muda.
Cornellà dikenal sebagai klub yang memiliki akademi kuat dan telah melahirkan sejumlah pemain ternama, seperti Jordi Alba, Gerard Martín, dan David Raya.
Dalam pernyataan resminya, pihak klub menyebut kedatangan Messi sebagai awal era baru.
Baca Juga: Ukir Sejarah Baru, Carlos Alcaraz Raih Penghargaan Laureus World Sportsman 2026
“Kedatangan Leo Messi menandai awal babak baru dalam sejarah klub, yang bertujuan mendorong pertumbuhan baik dari sisi olahraga maupun institusi, memperkuat fondasi, serta terus berinvestasi dalam talenta,” demikian pernyataan resmi klub.
“Proyek ini dijalankan dengan visi jangka panjang dan rencana strategis yang menggabungkan ambisi, keberlanjutan, serta keterikatan kuat dengan akar lokal," imbuhnya menutup.
Berita Terkait
-
Ukir Sejarah Baru, Carlos Alcaraz Raih Penghargaan Laureus World Sportsman 2026
-
Saingi Ronaldo, Lionel Messi Resmi Beli Klub Spanyol
-
Etos Kerja Lionel Messi Dibawa ke Persija Jakarta
-
Gelandang Persija Bongkar Momen Langka Bareng Lionel Messi di MLS
-
Bukan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, Ini Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Neymar Kembali Dicoret dari Skuad Brasil untuk Hadapi Haiti di Piala Dunia 2026
-
Demam Piala Dunia 2026: Filipina Darurat Kecanduan Judi Online
-
Klub yang Prioritaskan Pemain Lokal di Super League akan Dapat Bonus dari I.League
-
Timnas Swiss Cerah di Piala Dunia 2026 Gara-gara Gol Tak Terduga Johan Manzambi
-
Daftar Raja Assist Piala Dunia Sepanjang Masa: Lionel Messi dan Diego Maradona Berbagi Rekor
-
Hasil Piala Dunia 2026: Meksiko Lolos 32 Besar Usai Kalahkan Korea Selatan
-
Piala Dunia 2026: Persiapan Belanda Jelang Lawan Swedia Terganggu Alarm Misterius
-
Superkomputer: Menghitung Minimal Poin untuk Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Pelatih Kanada: Saya Bisa Dengar Tulangnya Patah
-
Terbantai Swiss, Pelatih Bosnia dan Herzegovina Yakin Peluang Lolos Masih Terbuka