- Carlos Alcaraz dinobatkan sebagai Laureus World Sportsman of the Year pada Selasa dini hari dalam ajang penghargaan 2026.
- Penghargaan diberikan berkat performa dominan Alcaraz selama musim 2025 dengan meraih delapan gelar termasuk dua trofi Grand Slam.
- Pencapaian ini menempatkan Alcaraz sejajar dengan legenda tenis dunia setelah berhasil menutup musim sebagai petenis peringkat satu dunia.
Suara.com - Petenis asal Spanyol, Carlos Alcaraz, dinobatkan sebagai atlet terbaik dunia dalam kategori Laureus World Sportsman of the Year pada ajang Laureus World Sports Awards 2026, Selasa dini hari WIB.
Penghargaan ini menjadi buah dari performa gemilang Alcaraz sepanjang musim 2025. Ia tampil dominan di ATP Tour dengan meraih delapan gelar, termasuk French Open dan US Open. Selain itu, ia menutup musim sebagai peringkat satu dunia ATP setelah bersaing ketat dengan rivalnya, Jannik Sinner.
"Tiga tahun lalu, saya menerima Laureus Breakthrough Award di Paris dan bertemu dengan salah seorang idola saya, Lionel Messi, yang memenangi Laureus Sportsman Award. Saat itu, saya bermimpi bahwa mungkin suatu hari saya akan mengikuti Lionel Messi yang legendaris dalam daftar olahragawan, dan hari ini, saya telah mewujudkannya," kata Alcaraz seperti dikutip ATP.
"Lionel Messi, Roger Federer, Novak Djokovic, Usain Bolt, dan tentu saja Rafael Nadal yang hebat. Saya mengikuti jejak para raksasa. Itulah yang membuat momen ini begitu istimewa."
"Saya sungguh paham mengapa anugerah ini sangat bermakna bagi atlet terbaik di dunia, termasuk semua nomine Laureus lainnya, tetapi saya secara khusus berterima kasih kepada Jannik Sinner," ujar petenis berusia 22 tahun tersebut.
"Jika kami tidak saling berhadapan, saling menekan dengan sangat keras, saya rasa kami berdua tak akan mencapai level seperti saat ini."
Selain Alcaraz dan Sinner, sejumlah nama besar juga masuk dalam nominasi, seperti Ousmane Dembele, Armand Duplantis, Marc Marquez, dan Tadej Pogacar.
Alcaraz kini sejajar dengan legenda tenis dunia seperti Roger Federer yang memenangi penghargaan ini pada 2005 hingga 2008 dan 2018, Rafael Nadal pada 2011 dan 2021, serta Novak Djokovic yang meraihnya pada 2012, 2015 hingga 2016, 2019, dan 2024.
Ini bukan kali pertama Alcaraz mendapat pengakuan dari Laureus. Pada 2023, ia juga meraih penghargaan Breakthrough of the Year setelah mencatat sejarah sebagai petenis nomor satu dunia termuda dalam sejarah ATP pada usia 19 tahun.
Baca Juga: Surabaya Domino Tournament 2026 jadi Ajang Atlet Berebut Prestasi
Sepanjang musim 2025, Alcaraz mencatat rekor menang-kalah 71-9. Selain dua gelar Grand Slam, ia juga menjuarai turnamen ATP Masters 1000 di Monte-Carlo, Roma, dan Cincinnati, serta ATP 500 di Rotterdam, London, dan Tokyo.
Pada November, ia mencapai final ATP Finals untuk pertama kalinya sebelum akhirnya dikalahkan oleh Jannik Sinner.
Selain itu, ajang Laureus juga menyoroti talenta muda lainnya seperti Joao Fonseca yang mencuri perhatian setelah menembus peringkat 24 dunia, pencapaian tertinggi dalam kariernya sejauh ini.
(Antara)
Berita Terkait
-
Surabaya Domino Tournament 2026 jadi Ajang Atlet Berebut Prestasi
-
Rahasia Performa Atlet Dunia: Mengulas Fitur Proaktif Samsung Galaxy Watch8
-
Saingi Ronaldo, Lionel Messi Resmi Beli Klub Spanyol
-
BNI-PBSI Perkuat Langkah Atlet Indonesia di BAC 2026
-
Nyesek! Atlet Angkat Berat Wahyu Surya Gagal Tanding di Lithuania, Diminta Jaminan Rp339 Juta?
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
PBVSI Terapkan Format Pertandingan Baru di Final Proliga 2026
-
Gagal Podium di Imola, Sean Gelael Terhambat Penalti Unsafe Release
-
Terinspirasi NCAA Amerika Serikat, Campus League Resmi Diluncurkan di Jakarta
-
Jadwal Tim Indonesia di Piala Thomas dan Uber 2026, Duel Perdana Lawan Aljazair
-
Tak Sabar Debut, Ubed: Bagi Saya Piala Thomas Lebih Bergengsi
-
AYO Padel Fest 2026: Pesta Olahraga Urban Terbaru Resmi Gebrak Kawasan Tangerang
-
Debut Pelatih di Thomas Cup 2026, Hendra Setiawan Akui Lebih Pusing Daripada Jadi Pemain
-
Final Four Priloga 2026: Jakarta Lavani Kalahkan Surabaya Samator 3-0
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Sejarah! Jakarta Jadi Tuan Rumah Edisi Perdana Piala Dunia Rallycross