Bola / Bola Indonesia
Senin, 11 Mei 2026 | 10:53 WIB
Duel Persija Jakarta vs Persib Bandung dalam laga pekan ke-32 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (10/5/2026) sore WIB. [Dok. Persib]
Baca 10 detik
  • Persib Bandung berhasil mengalahkan Persija Jakarta dengan skor 1-2 dalam pertandingan El Clasico di Stadion Segiri, Minggu (10/5/2026).
  • Tingginya antusiasme suporter mendorong berbagai pihak memfasilitasi budaya nonton bareng untuk memperkuat interaksi sosial serta komunitas penggemar sepak bola.
  • Sepak bola kini telah berkembang menjadi ekosistem besar yang memadukan semangat gaya hidup sehat, sportivitas, dan dukungan industri kreatif nasional.

Suara.com - Pertandingan bertajuk El Clasico Indonesia antara Persija Jakarta dan Persib Bandung di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (10/5/2026), berakhir 1-2 untuk kemenangan Maung Bandung. Laga sarat gengsi ini meninggalkan euforia besar bagi para pendukung kedua tim.

Pertandingan yang mempertaruhkan posisi klasemen tersebut menjadi magnet perhatian publik sepak bola nasional sepanjang akhir pekan.

Rivalitas kedua klub tak hanya memanaskan atmosfer di lapangan, tetapi juga menghadirkan semangat kebersamaan di luar stadion.

Tingginya antusiasme publik sejalan dengan data Country Cassette yang menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan basis penggemar sepak bola terbesar di dunia.

Fakta tersebut menunjukkan bahwa sepak bola telah berkembang menjadi bagian dari kultur populer dan identitas lintas generasi di Indonesia.

Gairah Sepak Bola dan Budaya Nobar

Nobar Persija vs Persib. [Istimewa]

Semangat terhadap sepak bola juga mencerminkan tren gaya hidup aktif masyarakat. Berdasarkan Survei Populix 2025, sebanyak 94 persen masyarakat Indonesia rutin berolahraga setidaknya sekali dalam sepekan.

Olahraga kini tidak hanya dipandang sebagai sarana kebugaran, tetapi juga ruang interaksi sosial dan penguatan komunitas.

Dampaknya terlihat dari meningkatnya budaya nonton bareng (nobar) saat laga-laga besar, termasuk duel Persija kontra Persib.

Baca Juga: Hasil Persija vs Persib: Macan Kemayoran Takluk 1-2 di Segiri

Salah satu jenama kuliner lokal, Se’Indonesia, turut memfasilitasi euforia tersebut dengan menggelar nobar di lima gerai dine-in mereka bagi suporter yang tidak dapat hadir langsung di Samarinda.

CEO dan Founder Se’Indonesia, Rinaldi Dharma Utama, mengatakan sepak bola memiliki kekuatan untuk menyatukan banyak orang di tengah rivalitas 90 menit di lapangan.

“Olahraga telah berkembang melampaui kompetisi. Sepak bola mampu menyatukan banyak orang dan menghadirkan semangat kebersamaan,” ujarnya.

Ia menambahkan, sebagai brand lokal, pihaknya ingin menghadirkan pengalaman terbaik sekaligus mendukung ekosistem olahraga nasional.

Sepak Bola sebagai Ekosistem Sosial

Dukungan terhadap klub-klub besar juga menjadi bagian dari edukasi gaya hidup sehat, termasuk pentingnya asupan nutrisi bagi masyarakat aktif.

Load More