- Pelatih John Herdman menerapkan pendekatan brotherhood untuk memperkuat mentalitas skuad Indonesia menjelang kompetisi Piala Asia 2027 mendatang.
- Strategi utama difokuskan pada evaluasi kedalaman tim serta pembangunan identitas permainan melalui koneksi emosional antar pemain.
- Penyatuan pemain lokal dan diaspora dilakukan untuk menciptakan solidaritas tim demi menghadapi persaingan berat di grup neraka.
Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menyadari adanya kesenjangan kualitas dengan kekuatan Asia seperti Jepang dan Qatar. Karena itu, ia menyiapkan pendekatan berbeda dalam membangun skuad Garuda jelang Piala Asia 2027.
Alih-alih hanya berfokus pada aspek teknis, Herdman memprioritaskan penguatan ikatan antarpemain atau brotherhood. Menurutnya, kekompakan emosional dan rasa saling percaya menjadi fondasi utama untuk menghadapi tekanan di Grup F yang disebut sebagai “grup neraka”.
Herdman menilai strategi tidak akan berjalan maksimal tanpa solidaritas di ruang ganti. Ia menekankan pentingnya menurunkan ego pribadi demi kepentingan tim.
Evaluasi Skuad dan Penguatan Identitas Permainan
Herdman menjelaskan ada dua fokus utama dalam setiap pemusatan latihan. Pertama, evaluasi skuad, kedalaman tim, serta profil pemain di setiap posisi. Kedua, peningkatan performa dan penguatan identitas permainan.
“Setiap kali kami berkumpul, fokusnya adalah mengembangkan kerangka taktik dan identitas permainan, sekaligus membangun koneksi di dalam dan luar lapangan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa latihan bukan sekadar meningkatkan kondisi fisik, melainkan juga membangun komunikasi dan chemistry agar tim lebih solid saat bertanding.
Menurutnya, koneksi emosional yang kuat akan berdampak langsung pada performa di lapangan, terutama saat menghadapi tekanan dari tim-tim elite Asia.
Satukan Pemain Lokal dan Diaspora
Baca Juga: Derbi ASEAN di Piala Asia 2027, Herdman Tuntut Timnas Indonesia Tampil Total Lawan Thailand
Melalui konsep brotherhood, Herdman ingin menyatukan pemain dengan latar belakang berbeda, termasuk pemain lokal dan diaspora. Perbedaan bahasa dan budaya diharapkan tidak menjadi penghalang, melainkan kekuatan dalam membentuk identitas kolektif tim.
Ia menegaskan bahwa Timnas Indonesia harus membangun mentalitas saling mendukung agar mampu bersaing di level tertinggi Asia.
“Kami harus membangun brotherhood untuk membawa Indonesia naik ke level berikutnya di Asia,” kata Herdman.
Dengan pendekatan tersebut, ia berharap Timnas Indonesia memiliki fondasi kuat secara mental dan emosional dalam menghadapi tantangan besar di Piala Asia 2027.
Berita Terkait
-
John Herdman Siapkan Formula Baru Jelang Timnas Indonesia Mentas di Piala Asia 2027
-
Piala Asia 2027: Tak Gentar Hadapi Jepang, John Herdman Bidik Target Besar
-
Satu Kemenangan Lagi! Bintang Timnas Indonesia Calvin Verdonk di Ambang Pintu Liga Champions
-
Jadi Rival di Piala Asia 2027, Eks Pelatih Real Madrid: Timnas Indonesia Telah Berkembang
-
Timnas Indonesia vs Jepang, Ujian Kelayakan Lolos Piala Dunia 2030
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan
-
Ridwan Kamil Siap-Siap, KPK Buka Peluang Panggil Lagi terkait Kasus Korupsi Bank BJB
-
Siswi Tertemper Kereta di Jurangmangu, 4 Perjalanan Commuter Line Terdampak
-
Dedi Mulyadi Ancam Tahan Bantuan Desa, Ini Penyebabnya!
-
Viral Pungli Wisata Air Panas Karo Berujung Blokade Jalan, 3 Orang Ditangkap