-
VAR membatalkan gol West Ham yang membuat Arsenal unggul lima poin dari Manchester City.
-
Wayne Rooney menilai pelanggaran terhadap David Raya sudah tepat untuk dianulir demi keadilan.
-
Kekalahan ini membuat posisi West Ham kian terancam karena tertahan di zona degradasi.
Suara.com - Intervensi teknologi VAR menjadi penyelamat krusial bagi ambisi Arsenal merengkuh gelar juara saat menghadapi perlawanan sengit West Ham.
Keputusan wasit menganulir gol penyama kedudukan di menit akhir memastikan tim asuhan Mikel Arteta menjauh dari kejaran Manchester City.
Dikutip dari BBC, bagi West Ham, kegagalan meraih poin ini semakin menenggelamkan mereka di peringkat ke-18 klasemen sementara Premier League.
Wayne Rooney secara terbuka memberikan apresiasi terhadap kinerja wasit video yang dinilai sangat jeli melihat pelanggaran.
Legenda Manchester United tersebut menegaskan bahwa perlindungan terhadap kiper di area kotak penalti adalah aturan yang mutlak.
Gol telat Callum Wilson sempat menghidupkan harapan tim tamu sebelum akhirnya dianulir secara dramatis lewat tinjauan layar.
Pemeriksaan ulang menunjukkan adanya kontak fisik ilegal dari Pablo terhadap penjaga gawang Arsenal, David Raya.
Berkat kemenangan satu bola tersebut, tim Meriam London kini mengantongi keunggulan lima poin yang sangat berharga.
Di sisi lain, West Ham tertahan di zona merah dan tertinggal satu angka di bawah Tottenham Hotspur.
Baca Juga: Arsenal Dipastikan di Jalur Juara Liga Inggris Premier League 2026
Rooney menganggap kontroversi ini pasti memicu perdebatan panas di kalangan pendukung klub rival yang berkepentingan.
"Ini adalah pelanggaran yang jelas," tegas Rooney saat berbicara di acara Wayne Rooney Show.
"Anda jelas akan mendapati banyak orang mengatakan gol itu seharusnya sah karena kontroversial, dan mungkin semua pemain, staf, penggemar [Manchester] City akan mengatakan itu seharusnya sah. Lalu Anda akan mendapati semua penggemar, pemain, staf Tottenham mengatakan itu seharusnya tidak sah, dan tentu saja para penggemar Arsenal dan sebagainya," tambahnya.
"Tapi itu jelas pelanggaran. Saya pikir Anda bisa melihat dengan jelas lengan menghalangi wajahnya dan itu memengaruhi dia untuk menjangkau bola. Jadi saya pikir itu adalah keputusan yang tepat," jelas Rooney.
"Ini adalah satu momen di mana saya benar-benar berpikir VAR telah melakukan pekerjaan yang sangat baik dalam pertandingan yang begitu penting," pujinya.
Meski setuju dengan keputusan tersebut, Rooney mengakui adanya hak istimewa yang terlalu besar bagi seorang kiper.
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Sihir Marcus Rashford Kunci Gelar LaLiga, Sang Bintang Berharap Dipermanenkan
-
Klasemen Liga Prancis: PSG di Ambang Gelar, Lille Berjuang ke Liga Champions
-
Lionel Messi Ungkap Pemain Terbaik di Generasi Setelahnya
-
Profil Timnas Irak: Singa Mesopotamia yang Siap Mengaum di Piala Dunia 2026
-
Pesan Mendalam Kang Dedi untuk Bobotoh: Jangan Nodai Kemenangan Persib dengan Keributan
-
Hitung-hitungan Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia U-17 2026
-
Persijap Jepara Lolos dari Degradasi, Pemain Berharga Rp 6,95 Miliar Ungkap Isi Hati
-
Profil Julian de Guzman: Legenda Kanada dan Perjalanan Besar Menembus Sepak Bola Eropa
-
Ucapan Pelatih Thailand Jelang Piala Asia 2027 Bikin Panas Suporter Timnas Indonesia
-
Profil Younis Mahmoud: Mesin Gol Legendaris Irak yang Menginspirasi Generasi Piala Dunia 2026