-
VAR membatalkan gol West Ham yang membuat Arsenal unggul lima poin dari Manchester City.
-
Wayne Rooney menilai pelanggaran terhadap David Raya sudah tepat untuk dianulir demi keadilan.
-
Kekalahan ini membuat posisi West Ham kian terancam karena tertahan di zona degradasi.
"Saya pikir di mana VAR konsisten dan wasit konsisten - dan saya membencinya - adalah jika Anda mendekati kiper, itu dianggap pelanggaran," cetusnya.
"Anda mendekat sedikit saja ke kiper dan wasit memberikan pelanggaran. Sepanjang karier saya sebagai pemain, saya tidak menyukai penjaga gawang karena alasan itu. Saya pikir karena mereka bisa melompat dengan tangan sehingga punya keuntungan besar, dan biasanya mereka keluar dengan lutut dan pul sepatu menempel di punggung Anda dan hal-hal semacam itu," kenangnya.
"Namun, sudah konsisten dengan penjaga gawang bahwa jika Anda mendekati mereka, mereka biasanya mendapatkan tendangan bebas," tutupnya.
Pertandingan ini menjadi bukti bagaimana detail kecil di lapangan dapat mengubah peta persaingan juara musim ini.
Ketegangan di papan bawah juga semakin memuncak seiring menipisnya sisa laga untuk keluar dari zona degradasi.
Arsenal tengah bersaing ketat dengan Manchester City untuk memperebutkan trofi Premier League, di mana setiap poin sangat menentukan.
Pertandingan melawan West Ham menjadi sorotan karena adanya gol kontroversial di masa injury time yang dianulir oleh VAR.
Keputusan ini memicu debat luas mengenai objektivitas teknologi VAR dan perlindungan berlebih terhadap kiper dalam sepak bola modern.
Baca Juga: Arsenal Dipastikan di Jalur Juara Liga Inggris Premier League 2026
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Pesan Mendalam Kang Dedi untuk Bobotoh: Jangan Nodai Kemenangan Persib dengan Keributan
-
Hitung-hitungan Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia U-17 2026
-
Persijap Jepara Lolos dari Degradasi, Pemain Berharga Rp 6,95 Miliar Ungkap Isi Hati
-
Profil Julian de Guzman: Legenda Kanada dan Perjalanan Besar Menembus Sepak Bola Eropa
-
Ucapan Pelatih Thailand Jelang Piala Asia 2027 Bikin Panas Suporter Timnas Indonesia
-
Profil Younis Mahmoud: Mesin Gol Legendaris Irak yang Menginspirasi Generasi Piala Dunia 2026
-
Memalukan! Skuad Persib Mendapat Serangan Verbal Provokatif di Bandara, Ini Pelakunya
-
Carlos Valderrama, Legenda yang Jadi Otak Permainan Kolombia di Tiga Edisi Piala Dunia
-
Komentar Pilu Hansi Flick usai Bawa Barcelona Juara LaLiga di Hari Kematian Sang Ayah
-
5 Negara Lawan Terberat Argentina Versi Lionel Messi