-
Messi mengakui Argentina tetap favorit juara namun mewaspadai kekuatan tim nasional negara pesaing lainnya.
-
Prancis, Brasil, Spanyol, dan Portugal disebut sebagai ancaman utama bagi ambisi juara Argentina.
-
Nicolas Otamendi siap bermain di laga pembuka melawan Aljazair setelah lepas dari sanksi.
Mantan bintang Barcelona tersebut secara spesifik menyebutkan nama-nama negara yang dianggapnya sebagai ancaman serius.
Negara-negara dari Eropa dan sesama raksasa Amerika Selatan masuk dalam daftar pantauan khusus tim Albiceleste.
"Yah, menurut saya saat ini Prancis kembali sangat bagus, mereka memiliki banyak pemain di level yang hebat," kata Messi.
"Saya rasa Spanyol, Brasil — meskipun mereka tidak dalam performa terbaiknya belum lama ini, Brasil selalu menjadi kandidat dan memiliki pemain untuk bersaing di setiap turnamen resmi. Setelah itu, kita selalu mengatakan Jerman, Inggris selalu menjadi kekuatan besar. Portugal memiliki tim nasional yang sangat kompetitif."
Messi juga tidak menutup kemungkinan munculnya tim kuda hitam yang bisa menjungkirbalikkan semua prediksi awal.
"Selalu ada kejutan juga. Hal-hal aneh terjadi atau hal-hal yang tidak Anda bayangkan sebelumnya. Ada banyak tim nasional di level yang luar biasa."
Persiapan Argentina akan dimulai dengan sejumlah pertandingan uji coba untuk mematangkan strategi serta komposisi pemain.
Ujian pertama mereka adalah menghadapi Honduras di Texas, disusul dengan pertandingan pemanasan terakhir melawan Islandia.
Setelah rangkaian tersebut, Messi dan kolega akan memulai perjalanan resmi mereka melawan Aljazair pada pertengahan Juni.
Baca Juga: Donald Trump Kesal Mahalnya Tiket Piala Dunia 2026: Saya Nggak Mau Beli
Kabar baik datang dari sektor pertahanan karena Nicolas Otamendi dipastikan bisa tampil sejak menit awal turnamen.
Bek senior tersebut terbebas dari hukuman setelah sebelumnya terancam absen akibat kartu merah di kualifikasi.
Persiapan ini dilakukan setelah keberhasilan Argentina merengkuh trofi pada tahun 2022 di Qatar.
Lionel Messi yang akan berusia 39 tahun tetap menjadi pusat permainan dalam upaya tim mempertahankan gelar.
Saat ini, Argentina sedang menyeimbangkan skuad antara pemain veteran berpengalaman dan talenta muda yang sedang naik daun.
Turnamen tahun ini dipandang sebagai ujian konsistensi bagi tim asuhan Lionel Scaloni di panggung internasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Carlos Valderrama, Legenda yang Jadi Otak Permainan Kolombia di Tiga Edisi Piala Dunia
-
Komentar Pilu Hansi Flick usai Bawa Barcelona Juara LaLiga di Hari Kematian Sang Ayah
-
Rodriguez Jadi Korban Hoaks Pensiun, Pastikan Bela Timnas Kolombia di Piala Dunia 2026
-
Grup Neraka Piala Asia 2027: Ini Rekor Tanding Timnas Indonesia Lawan Jepang, Qatar, dan Thailand
-
Klasemen Liga Inggris Terbaru: Arsenal Jauhi Man City, Tottenham Terancam Degradasi
-
Klasemen Liga Spanyol usai Barcelona Pastikan Juara, Slot Terakhir UCL Jadi Rebutan
-
Analisis Wayne Rooney soal VAR Gol West Ham vs Arsenal: Jelas Ini...
-
Timnas Indonesia Perkuat Aspek Non-Taktikal untuk Hadapi Jepang dan Qatar di Piala Asia 2027
-
John Herdman Siapkan Formula Baru Jelang Timnas Indonesia Mentas di Piala Asia 2027
-
Kata-kata Lionel Messi Barcelona Juara Liga Spanyol