- Alexi Lalas asal Michigan memulai karier profesional hingga menjadi pemain Amerika pertama yang berlaga di Serie A Italia.
- Lalas meraih kesuksesan bersama LA Galaxy sebelum pensiun pada 2004 dengan catatan 96 penampilan bagi timnas Amerika Serikat.
- Piala Dunia 1994 menjadi momentum penting yang mengubah perkembangan sepak bola secara drastis di negara Amerika Serikat.
Suara.com - Alexi Lalas menjadi salah satu ikon paling dikenal dalam sejarah sepak bola Amerika Serikat.
Penampilannya di Piala Dunia 1994 membuatnya mencuri perhatian dunia berkat rambut panjang dan janggut khasnya yang ikonik.
Lalas lahir di Birmingham, Michigan, pada 1 Juni 1970.
Ia memulai karier sepak bola sejak usia muda dan berkembang pesat hingga dinobatkan sebagai Pemain SMA Terbaik Michigan pada 1987.
Tak hanya bermain sepak bola, Lalas juga aktif di hoki es saat sekolah dan kuliah.
Lalas kemudian melanjutkan karier di Rutgers University dan menjadi salah satu pemain terbaik tim kampus tersebut.
Karier Melesat Usai Piala Dunia 1998
Karier profesional Lalas mulai melesat setelah tampil impresif bersama tim nasional Amerika Serikat di Piala Dunia 1994.
Lalas bermain penuh dalam seluruh pertandingan AS di turnamen tersebut dan menjadi salah satu pemain paling menonjol di skuad.
Baca Juga: Fred Rutten Mundur dari Timnas Curacao, Dick Advocaat Berpeluang Kembali untuk Piala Dunia 2026
Penampilan apik itu membuat Lalas mencetak sejarah sebagai pemain Amerika pertama yang bermain di kasta tertinggi Liga Italia Serie A bersama Calcio Padova.
Bersama Padova, ia tampil solid di lini belakang dan bahkan mencetak gol ke gawang klub besar seperti AC Milan dan Inter Milan.
Pada 1996, Lalas kembali ke Amerika Serikat untuk bergabung dengan kompetisi baru, Major League Soccer.
Lalas memperkuat sejumlah klub seperti New England Revolution, MetroStars, dan Kansas City Wizards.
Namun masa paling suksesnya datang saat membela LA Galaxy.
Bersama klub tersebut, Lalas memenangkan CONCACAF Champions Cup, US Open Cup, hingga MLS Cup sebelum akhirnya pensiun pada 2004.
Berita Terkait
-
Fred Rutten Mundur dari Timnas Curacao, Dick Advocaat Berpeluang Kembali untuk Piala Dunia 2026
-
Bosnia dan Herzegovina Umumkan Daftar Pemain untuk Piala Dunia 2026, Edin Dzeko Jadi Kapten Tim
-
Ole Gunnar Solskjaer Bikin Brasil Tersungkur di Piala Dunia tapi Terusir dari Timnas
-
Daftar Skuat Sementara Argentina di Piala Dunia 2026: Scaloni Coret Nama Besar, Messi?
-
Tumbang Sebelum Perang, Timnas Jepang Terancam Tanpa Dua Bintang Eropa di Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Cedera Parah, Gelandang Atletico Madrid Terancam Absen Bela AS di Piala Dunia 2026
-
Aturan Penentuan Juara Super League Jika Poin Persib dan Borneo FC Sama, Maung Bandung Diuntungkan
-
Fred Rutten Mundur dari Timnas Curacao, Dick Advocaat Berpeluang Kembali untuk Piala Dunia 2026
-
Bosnia dan Herzegovina Umumkan Daftar Pemain untuk Piala Dunia 2026, Edin Dzeko Jadi Kapten Tim
-
Ole Gunnar Solskjaer Bikin Brasil Tersungkur di Piala Dunia tapi Terusir dari Timnas
-
Daftar Skuat Sementara Argentina di Piala Dunia 2026: Scaloni Coret Nama Besar, Messi?
-
Pecatan Real Madrid Jadi Calon Terkuat Pelatih Chelsea Musim Depan
-
Pakai Kaos Anti Madrid Lamine Yamal Kibarkan Bendera Palestina di Parade Juara Barcelona
-
Tumbang Sebelum Perang, Timnas Jepang Terancam Tanpa Dua Bintang Eropa di Piala Dunia 2026
-
Hitung-hitungan Arsenal Juara Liga Inggris Premier League