- Timnas Jepang terancam kehilangan Wataru Endo dan Takumi Minamino akibat cedera serius menjelang Piala Dunia 11 Juni 2026.
- Wataru Endo mengalami cedera ligamen pergelangan kaki, sedangkan Takumi Minamino masih dalam masa pemulihan pasca operasi ligamen ACL.
- Absennya kedua pemain kunci tersebut menjadi tantangan besar bagi pelatih Hajime Moriyasu dalam menjaga keseimbangan performa tim Jepang.
Suara.com - Ambisi Timnas Jepang di Piala Dunia 2026 menghadapi tantangan besar akibat cedera yang menimpa dua pemain kunci mereka.
Skuad berjuluk Samurai Biru itu berpotensi kehilangan Wataru Endo dan Takumi Minamino, yang sama-sama bermain di liga top Eropa. Menjelang turnamen pada 11 Juni 2026, keduanya masih berpacu dengan waktu untuk memulihkan kondisi.
Endo Berjuang Pulih, Minamino Kembali Berlatih
Kapten Jepang, Wataru Endo, mengalami cedera robek ligamen pergelangan kaki pada Februari lalu saat membela Liverpool di Liga Inggris.
Pelatih Liverpool, Arne Slot, mengonfirmasi bahwa Endo sudah mulai berlatih ringan di lapangan. Pelatih Jepang, Hajime Moriyasu, berharap sang kapten bisa segera kembali karena perannya vital di lini tengah.
Jika Endo belum pulih sepenuhnya, posisi tersebut berpotensi diisi Ao Tanaka (Leeds United) atau Kodai Sano (NEC Nijmegen).
Sementara itu, Takumi Minamino mengalami cedera robek ligamen krusiat anterior (ACL) saat membela AS Monaco pada Desember lalu di ajang Piala Prancis.
Meski cedera ACL umumnya memerlukan pemulihan panjang, Minamino telah kembali berlatih sejak Maret. Kesempatannya tampil di Piala Dunia 2026 masih terbuka jika ia mendapat menit bermain di sisa musim bersama Monaco.
Tantangan Besar untuk Samurai Biru
Baca Juga: Timnas Indonesia Perkuat Aspek Non-Taktikal untuk Hadapi Jepang dan Qatar di Piala Asia 2027
Absennya dua pemain berpengalaman ini menjadi pukulan bagi Jepang yang saat ini berstatus peringkat ke-15 dunia.
Jepang bukan lagi sekadar peserta, melainkan salah satu kuda hitam setelah menumbangkan Jerman dan Spanyol pada Piala Dunia 2022. Identitas permainan cepat dan pressing agresif menjadi kekuatan utama mereka.
Kehadiran pemain seperti Takefusa Kubo dan Kaoru Mitoma tetap membuat lini serang Jepang kompetitif. Namun, kehilangan Endo dan Minamino bisa mengurangi keseimbangan tim, terutama saat menghadapi lawan dengan permainan fisik kuat.
Kini, Hajime Moriyasu dituntut menyiapkan alternatif taktik agar Jepang tetap mampu bersaing dan mewujudkan target melaju jauh di Piala Dunia 2026.
Berita Terkait
-
Profil Younis Mahmoud: Mesin Gol Legendaris Irak yang Menginspirasi Generasi Piala Dunia 2026
-
Carlos Valderrama, Legenda yang Jadi Otak Permainan Kolombia di Tiga Edisi Piala Dunia
-
5 Negara Lawan Terberat Argentina Versi Lionel Messi
-
Rodriguez Jadi Korban Hoaks Pensiun, Pastikan Bela Timnas Kolombia di Piala Dunia 2026
-
Timnas Indonesia Perkuat Aspek Non-Taktikal untuk Hadapi Jepang dan Qatar di Piala Asia 2027
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Pedagang Menjerit! Harga Ayam di Pasar Surade Sukabumi Terus Melambung
-
Mengendus Rekayasa Hukum Lahan Kencana Bogor, Kuasa Hukum Ujang Minta Gelar Perkara Khusus
-
Ahmad Doli Tegaskan RUU Masyarakat Adat Tak Akan Lemahkan Otonomi Khusus
-
Viral Tantangan Hafalan Alquran Berhadiah Miras di The Sounds Project, Newport Bakal Tindak Kru
-
Dari Gula Jadi Plastik Mudah Terurai, Seberapa Jauh Bioplastik Bisa Atasi Polusi?
-
Komisi VIII DPR Desak Polisi Usut Promosi Miras Pakai Ayat Al-Qur'an di Acara Musik
-
Akhirnya Nintendo Resmi Masuk ke Indonesia pada Desember 2026
-
AHY Soroti Ketahanan Air dalam Pameran Solusi Air, Energi, dan Lingkungan
-
Andina Narang Ajak Pelajar Kalteng Bijak dan Cerdas Manfaatkan Teknologi
-
Pramono Anung Kecam Challenge Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Konser Musik