Bola / Liga Spanyol
Rabu, 13 Mei 2026 | 07:13 WIB
Barcelona memastikan gelar juara La Liga musim 2025/2026 setelah menaklukkan rival abadi mereka, Real Madrid, dengan skor 2-0 dalam laga El Clasico di Stadion Camp Nou. [@FCBarcelona_cat]
Baca 10 detik
  • Presiden Real Madrid, Florentino Perez, berencana melaporkan kasus suap Negreira ke UEFA dengan melampirkan dokumen setebal 500 halaman.
  • Barcelona dituduh melakukan pembayaran ilegal sebesar tujuh hingga delapan juta euro kepada Jose Maria Enriquez Negreira selama dua dekade.
  • Barcelona membantah tuduhan korupsi tersebut dan kini sedang mempertimbangkan langkah hukum atas pernyataan resmi dari pihak Real Madrid.

Suara.com - Ketegangan antara Barcelona dan Real Madrid kembali memanas. Presiden Real Madrid, Florentino Perez, mengumumkan bahwa klubnya akan mengirim berkas setebal 500 halaman terkait kasus Negreira kepada UEFA.

Langkah tersebut langsung memicu reaksi keras dari Barcelona.

Klub asal Catalunya itu menyatakan sedang mempelajari langkah hukum atas pernyataan Perez yang dianggap sebagai tuduhan serius terhadap mereka.

Kasus Negreira sendiri telah menjadi sorotan besar di sepak bola Spanyol dalam tiga tahun terakhir.

Barcelona dituduh melakukan suap setelah terungkap adanya pembayaran sekitar 7-8 juta euro kepada mantan Wakil Ketua Komite Wasit Spanyol, Jose Maria Enriquez Negreira, selama hampir dua dekade.

Namun Barcelona terus membantah melakukan pelanggaran.

Blaugrana menegaskan pembayaran tersebut hanya untuk jasa konsultasi dan laporan teknis mengenai wasit.

Skenario Barcelona Juara LaLiga: Malam Ini atau Pekan Depan Saat Lawan Real Madrid [Instagram Barcelona]

Dalam konferensi pers terbaru, Perez menyebut kasus Negreira sebagai skandal terbesar dalam sejarah sepak bola.

“Tiga tahun lalu kami mengetahui kasus Negreira. Mereka membayar selama dua dekade dan kini kami akan membawa masalah ini ke akar-akarnya demi kebaikan sepak bola dunia,” ujar Perez dilansir dari Football Espana.

Baca Juga: Real Madrid Siapkan Rencana Tukar Guling Kenan Yildiz, Tawarkan Brahim Diaz dan Gonzalo Garcia

Perez menegaskan Real Madrid telah menyiapkan dokumen lengkap yang akan dikirim ke UEFA setelah musim berakhir. Dokumen tersebut diklaim berisi 500 halaman bukti dan analisis terkait dugaan praktik korupsi tersebut.

“Kami sedang menyiapkan dokumen 500 halaman yang akan saya kirim ke UEFA. Tidak ada preseden seperti ini dalam sejarah sepak bola dunia. Ini adalah kasus korupsi terbesar yang pernah ada,” tegasnya.

Presiden Madrid itu juga menuduh Barcelona selama ini mendapat keuntungan dari sistem yang dianggap merugikan klub-klub lain di Spanyol.

“Bukan hanya Real Madrid yang dirugikan, tim lain juga. Barcelona selalu diuntungkan,” kata Perez.

Ia bahkan mengklaim Real Madrid kehilangan banyak gelar akibat situasi tersebut.

“Saya sudah berada di sini bertahun-tahun dan hanya memenangkan tujuh Liga Champions dan tujuh liga domestik. Seharusnya bisa 14 karena ada yang dicuri dari kami,” ucap Perez.

Load More