-
Lamine Yamal memicu kontroversi besar melalui sindiran tajam kepada Real Madrid saat parade juara.
-
Sang pemain mengibarkan bendera Palestina sebagai bentuk dukungan politik di tengah keramaian perayaan.
-
Pesan provokatif melalui kaus anti-Madridista dipastikan memanaskan rivalitas El Clasico untuk musim depan.
Suara.com - Lamine Yamal mengubah pesta juara La Liga Barcelona menjadi panggung serangan terbuka yang memicu ketegangan dengan Real Madrid. Pemain muda ini tidak ragu melempar sindiran keras melalui pakaian hingga bendera politik di hadapan ribuan penggemar.
Keberhasilan Blaugrana mengunci takhta musim 2025/2026 ini diwarnai dengan aksi provokatif yang melampaui sekadar perayaan olahraga biasa. Yamal membuktikan bahwa rivalitas abadi kedua klub tersebut tetap membara meski kompetisi resmi telah berakhir.
Sejak awal, atmosfir panas sudah terasa saat sang pemain mengunggah ulang selebrasi Ferran Torres ke gawang Madrid. Unggahan digital tersebut menjadi sinyal awal bahwa ada pesan khusus yang ingin ia sampaikan kepada sang rival.
Dari atas bus terbuka, Yamal secara mengejutkan membentangkan bendera Palestina di tengah kerumunan suporter yang membawa bendera Catalonia. Aksi solidaritas ini langsung memicu gelombang respons besar karena dilakukan di tengah euforia gelar juara liga.
Dukungan publik Spanyol terhadap isu kemanusiaan tersebut memang sedang menguat, namun keterlibatan pemain sepak bola aktif tetap menjadi sorotan. Langkah ini dianggap sebagai pernyataan sikap yang sangat berani bagi seorang atlet profesional di liga top Eropa.
Tidak berhenti di situ, perhatian publik juga tertuju pada pakaian yang dikenakan oleh penggawa berusia 18 tahun tersebut. Ia dengan sengaja memakai kaus yang bertuliskan kalimat menohok bagi para pendukung tim lawan.
Melalui tulisan “Thank God I’m not a Madridista”, Yamal secara langsung menantang harga diri klub yang bermarkas di Santiago Bernabeu. Kalimat tersebut diprediksi akan membuat kunjungan Barcelona ke markas Madrid musim depan menjadi sangat mencekam.
Yamal juga menyisipkan narasi "talk is cheap" dalam media sosialnya sebagai balasan telak atas komentar Jude Bellingham. Sindiran tersebut diyakini merujuk pada pernyataan bintang asal Inggris itu yang sempat meremehkan persaingan di awal musim.
Meski harus absen dalam laga klasik terakhir karena masalah fisik, pengaruh sang wonderkid di ruang ganti tetap tak tergantikan. Ia sukses menjadi figur sentral yang menggerakkan mentalitas juara skuad asuhan Hansi Flick sepanjang musim ini.
Baca Juga: Pecatan Real Madrid Jadi Calon Terkuat Pelatih Chelsea Musim Depan
Performa konsisten di lapangan hijau telah menempatkan Yamal sebagai pembeda dalam banyak momen krusial Barcelona. Gelar juara musim ini menjadi bukti sahih bahwa usia muda bukan penghalang untuk mendominasi kompetisi kasta tertinggi.
Barcelona resmi meraih gelar juara La Liga musim 2025/2026 setelah menunjukkan konsistensi luar biasa di papan atas klasemen. Persaingan semakin dramatis menyusul kemenangan krusial 2-0 atas Real Madrid melalui gol Ferran Torres yang menutup peluang pengejaran poin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
Terkini
-
John Herdman Putar Otak Bikin Timnas 'Selevel' Jepang, Exco PSSI: Santai Saja
-
Persaingan Juara Super League Kurang Adil? Persija Punya Masalah yang Tak Dimiliki Persib dan Borneo
-
Pengamat Soroti Ironi Persija Jakarta: Klub Ibu Kota, Kesulitan Punya Kandang Tetap
-
Persija Siap Rombak Sektor Kiper, Penjaga Gawang Berlabel Timnas Indonesia Jadi Incaran
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Masalah Tunggakan Gaji Tak Kunjung Usai, PSSI dan I.League Diminta Terapkan Audit Keuangan Ketat
-
Krisis Internal Timnas Curacao, Fred Rutten Mundur Usai Tekanan Pemain Minta Pelatih Lama Kembali
-
Publik Jepang Ramai-ramai Doakan Timnas Indonesia Tumbangkan Qatar di Piala Asia 2027
-
Kiper Jebolan Eropa Kaget dengan Kultur Serba Mobil di Indonesia: Minim Aktivitas Jalan Kaki
-
PSSI Hubungi FIFA, Bahas Bidding Piala Dunia Futsal 2028