- Persija Jakarta kalah dari Persib Bandung di Stadion Segiri pada Minggu, 10 Mei 2026, dalam ajang BRI Super League.
- Kekalahan tersebut memutus rekor kandang Persija atas Persib sejak 2009 dan menjadi kekalahan kedua sepanjang musim ini.
- Hasil pertandingan tersebut secara resmi menutup peluang juara Persija dan memastikan tim finis di peringkat ketiga klasemen akhir.
Suara.com - Kekalahan Persija Jakarta dari Persib Bandung memicu kekecewaan besar di kalangan suporter tim Macan Kemayoran, yakni The Jakmania.
Hasil tersebut terjadi pada laga pekan ke-32 BRI Super League 2025/2026 dan membuat suporter melontarkan kritik keras kepada tim.
Bermain di Stadion Segiri pada Minggu (10/5/2026), Persija yang berstatus tuan rumah harus mengakui keunggulan rival abadinya.
Catatan Buruk di Laga Kontra Persib
Kekalahan ini terasa lebih pahit karena menjadi yang pertama bagi Persija saat menjamu Persib sejak 2009.
Selain itu, Macan Kemayoran juga selalu kalah dalam dua pertemuan musim ini—sebuah catatan yang belum pernah terjadi sejak era Liga Indonesia.
The Jakmania turut menyoroti kondisi tim yang beberapa musim terakhir tidak bisa menggelar laga kandang melawan Persib di Jakarta karena kendala perizinan.
Empat Sikap The Jakmania
Melalui akun Instagram resmi @infokomjakmania, The Jakmania menyampaikan empat sikap usai hasil tersebut.
Baca Juga: Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?
Mereka menilai tim terlalu sering melakukan kesalahan sendiri yang berujung kebobolan sepanjang musim.
“Untuk kesekian kalinya di musim ini, Persija kebobolan akibat kesalahan tidak perlu,” tulis mereka.
The Jakmania juga menyampaikan pesan tegas kepada para pemain agar tetap profesional hingga akhir musim.
“Lupakan masa depan kalian di Persija. Selesaikan kontrak hingga akhir musim, lalu silakan pergi!” demikian pernyataan mereka.
Peluang Juara Resmi Tertutup
Hasil tersebut membuat peluang Persija meraih gelar juara musim ini dipastikan tertutup.
Macan Kemayoran dipastikan mengakhiri kompetisi di posisi ketiga klasemen akhir BRI Super League 2025/2026.
Kekalahan ini menjadi evaluasi penting bagi manajemen dan tim jelang musim berikutnya.
Berita Terkait
-
Kegagalan Persija Juara, Jakmania Tuntut Prapanca dan Bambang Pamungkas Segera Mundur Sekarang
-
Shin Tae-yong Belum Kapok, Siap Terima Tawaran Melatih di Indonesia
-
Gagal Penuhi Target, Manajer Persija Jakarta Siap Angkat Kaki
-
Peluang Juara Sirna Usai Kalah dari Persib, Kapten Persija Rizky Ridho Sampaikan Permintaan Maaf
-
Ungkap Situasi Sempat Memanas, Manajer Persib Murka Provokasi Oknum Suporter
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri
-
Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen
-
Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
-
Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut
-
Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota
-
Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik
-
Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat
-
Bus Koridor 13 Mogok di Ciledug, Penumpang Turun Jalan Kaki
-
Tiga Pria NTT Ditangkap Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup, Alasannya Bikin Elus Dada
-
Bukan Tambang, Ini Sektor yang Diam-Diam Dorong Ekonomi Sumsel 5,20 Persen