Bola / Bola Indonesia
Selasa, 12 Mei 2026 | 20:39 WIB
Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar menyesalkan aksi provokasi yang diduga dilakukan oknum suporter terhadap timnya di Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan, seusai laga kontra Persija di Samarinda. (Suara.com/Rahman)
Baca 10 detik
  • Rombongan pemain Persib Bandung mengalami provokasi oleh oknum suporter di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan, pada Selasa (12/5/2026).
  • Ketegangan sempat terjadi saat oknum suporter mendekati area keberangkatan, namun situasi berhasil diredam oleh pihak kepolisian bandara yang sigap.
  • Manajer Persib, Umuh Muchtar, menyesalkan tindakan tidak dewasa tersebut dan masih mempertimbangkan langkah hukum resmi terkait insiden penyerangan itu.

Suara.com - Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar menyesalkan aksi provokasi yang diduga dilakukan oknum suporter terhadap timnya di Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan, seusai laga kontra Persija di Samarinda.

Umuh mengatakan saat insiden tersebut terjadi di area bandara, sejumlah oknum suporter mendatangi rombongan Persib yang hendak kembali ke Bandung.

"Di bandara, kami diserang oleh oknum suporter. Namun mereka tidak satu pesawat dengan kami," kata Umuh di Bandung, Selasa (12/5/2026).

Menurut dia, oknum tersebut mendatangi area keberangkatan rombongan Persib secara beramai-ramai di lokasi keberadaan pemain dan ofisial tim.

Dia menyebut situasi sempat memanas ketika beberapa pemain Persib seperti Beckham Putra Nugraha dan Kakang Rudianto mendapatkan provokasi.

Persib Bandung mendapat serangan verbal dari sekelompok orang saat berada di Bandara Sepinggan, Balikpapan, Senin (11/5/2026). [Instagram @bandungfootball]

"Namun dia (oknum suporter) juga pada pergi karena Beckham juga banyak yang mendukung, banyak Bobotoh kami yang ada di Balikpapan," tutur dia.

Meski demikian, Umuh mengapresiasi kesiapsiagaan aparat keamanan bandara yang dinilai sigap mengendalikan situasi sehingga rombongan Persib dapat melanjutkan perjalanan dengan aman.

“Alhamdulillah dari pengamanan sangat sigap di kepolisian bandara," kata dia.

Dia menduga aksi tersebut dipicu kekecewaan oknum suporter atas kekalahan tim yang didukungnya. Namun, Umuh menilai tindakan menyerang pemain di luar lapangan tidak dapat dibenarkan.

Baca Juga: Hampir Terpeleset dalam Perburuan Gelar, Lefundes Puji Mental Baja Borneo FC

"Emosi karena kalah dan sakit hati. Mereka tidak dewasa dan tidak tahu aturan," ujar Umuh.

Terkait langkah lanjutan, Umuh menyebut manajemen Persib masih mempertimbangkan apakah akan melayangkan surat resmi atau tidak terkait insiden tersebut.

Load More