Bola / Bola Indonesia
Kamis, 14 Mei 2026 | 11:38 WIB
Logo Pegadaian Liga 2 2023/2024 (Instagram/@pegadaianliga2.id)
Baca 10 detik
  • I.League mengumumkan 17 klub Super League lolos lisensi, sementara PSBS Biak dinyatakan gagal memenuhi standar kompetisi musim 2025/2026.
  • Sebanyak 11 klub Championship terancam sanksi pengurangan poin pada awal musim 2026/2027 karena belum memenuhi syarat lisensi wajib.
  • Klub yang belum memenuhi lisensi diberikan kesempatan mengajukan banding atas keputusan tersebut hingga batas waktu 22 Mei 2026.

Sebaliknya, 11 klub lainnya masih gagal memenuhi persyaratan wajib dalam kategori A.

Kondisi itu membuat mereka berpotensi menerima sanksi pengurangan poin pada awal musim depan.

“Sesuai dengan regulasi, klub-klub yang gagal memenuhi A, kita sampaikan ada konsekuensi sanksi, yang nantinya memang belum akan kita proporsikan di hukum di sana,” jelas Asep Saputra.

“Kita tidak umumkan sekarang, tapi mungkin teman-teman media pada waktunya akan melihat ketika kita merilis musim baru di klasemen bisa ada tim yang memulai dengan minus poin.”

Meski demikian, klub-klub yang belum lolos masih diberi kesempatan mengajukan banding hingga 22 Mei 2026.

“Jadi sekali lagi ini baru keputusan tingkat pertama, tapi klub diberikan masa untuk banding atas keputusan ini sampai tanggal 22 Mei,” ucap Asep.

“Kalau ada yang banding, kalau tidak ada yang banding, tetap sama. So far belum ada. Jikalau ada yang banding, data final 22 Mei 2026.”

Asep juga menyoroti perkembangan positif klub-klub dari Liga Nusantara. Menurutnya, sejumlah tim mulai menunjukkan progres dalam proses profesionalisasi klub.

“Ada empat klub dari Liga Nusantara yang sudah menjalani lisensi Championship dan tiga di antaranya granted. Ini menunjukkan arah pembinaan yang baik,” tuturnya.

Baca Juga: Cuma Klub Ini yang Tak Lolos Penilaian Lisensi Super League, Terancam Sanksi Berat!

Sebagai tambahan, delapan klub juga sukses mendapatkan lisensi AFC Champions League Two dengan status full granted.

Klub-klub tersebut adalah PSM Makassar, Dewa United, Persebaya Surabaya, Persik Kediri, Borneo FC, Persib Bandung, Persija Jakarta, dan Persita Tangerang.

Sementara klub yang lolos dengan catatan administratif untuk lisensi ACL 2 adalah Bhayangkara FC, Bali United, Arema FC, Malut United, Semen Padang FC, Madura United, Persis Solo, dan Persijap Jepara.

Load More