- Chelsea resmi menunjuk Xabi Alonso sebagai pelatih kepala dengan kontrak empat tahun yang efektif mulai 1 Juli 2026.
- Alonso sebelumnya gagal di Real Madrid akibat konflik internal dengan pemain serta minimnya performa tim di lapangan.
- Chelsea tetap memercayai kapasitas Alonso untuk mengembalikan kejayaan klub berdasarkan rekam jejak suksesnya saat melatih Bayer Leverkusen.
Ketika hasil di lapangan tak kunjung membaik, dukungan manajemen terhadap Alonso perlahan mulai menghilang.
Kekalahan Telak Jadi Titik Balik
Salah satu titik terberat dalam masa kepelatihan Alonso adalah kekalahan 0-4 dari Paris Saint-Germain pada ajang Piala Dunia Antarklub di MetLife Stadium.
Hasil tersebut dianggap menjadi awal runtuhnya kepercayaan publik dan petinggi klub terhadap proyek yang dibangun Alonso.
Ekspektasi tinggi di Real Madrid memang membuat pelatih nyaris tidak memiliki ruang untuk membangun tim dalam jangka panjang.
Meski demikian, tidak sepenuhnya adil jika seluruh kegagalan musim itu dibebankan kepada Alonso seorang.
Budaya klub yang sangat tidak sabaran sering kali menjadi tantangan besar bagi pelatih yang mencoba membawa pendekatan baru di Bernabéu.
Harapan Baru Bersama Chelsea
Kini, Alonso menghadapi tantangan baru di Stamford Bridge setelah Chelsea memutuskan berpisah dengan Liam Rosenior bulan lalu.
Baca Juga: BREAKING NEWS! Chelsea Resmi Tunjuk Xabi Alonso Sebagai Pelatih Baru
Ia harus membuktikan bahwa kegagalannya di Madrid lebih disebabkan ketidakcocokan situasi dibanding hilangnya kemampuan meracik strategi.
Rekam jejak sukses Alonso bersama Bayer Leverkusen masih menjadi alasan utama Chelsea percaya kepadanya.
Manajemen The Blues yakin mantan gelandang Liverpool dan Bayern Munich tersebut masih memiliki kapasitas untuk membawa klub kembali bersaing di papan atas.
Musim depan akan menjadi pembuktian besar apakah reputasi Xabi Alonso sebagai salah satu pelatih muda terbaik Eropa masih layak dipertahankan.
Berita Terkait
-
Bruno Fernandes Diambang Pecahkan Rekor Assist Henry dan De Bruyne di Brighton
-
Xabi Alonso Kirim Sinyal Bahaya ke Premier League Usai Gabung Chelsea
-
Vinicius Jr Jadi Penentu Kemenangan Real Madrid atas Sevilla, Aksi Egois Mbapp Tuai Sorotan
-
Alasan Xabi Alonso Terima Kontrak Chelsea, Siap Akhiri Dominasi Kegagalan Proyek BlueCo
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Austria Dibantai Spanyol, David Alaba Sebut Hydration Break Ubah Jalannya Pertandingan
-
Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Jadi Pencetak Gol Tertua di Fase Knockout Piala Dunia!
-
Cristiano Ronaldo Pecahkan Kutukan Fase Gugur, Intip Rekornya usai Portugal Singkirkan Kroasia
-
Hasil Portugal vs Kroasia, Ronaldo Senyum Lebar ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Mohamed Salah Siap Tempur Melawan Australia Setelah Pulih dari Cedera Hamstring
-
Lamine Yamal: Piala Dunia 2026 Dimulai Sekarang Setelah Spanyol Lolos 16 Besar
-
Hasil Portugal vs Kroasia Piala Dunia 2026, Ronaldo Sulit Cetak Gol di Babak 1
-
Iran Ancam Jet Tempur Amerika Serikat Lewat di Udara Selat Hormuz
-
David Alaba: Timnas Spanyol Terlalu Kuat!
-
4 Fakta Menarik Spanyol vs Austria, La Furia Roja Mulus ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026