- Manajemen Persib Bandung memuji Borneo FC dan Persija Jakarta karena telah menciptakan standar kompetisi yang sangat ketat.
- Persib Bandung resmi menjuarai Super League 2025/2026 dan menjadi klub Indonesia pertama yang menyematkan lima bintang.
- Keberhasilan meraih tiga gelar beruntun merupakan hasil kerja keras kolektif seluruh komponen tim serta dukungan Bobotoh.
Dukungan tanpa henti dari Bobotoh juga dinilai menjadi faktor psikologis penting yang menjaga semangat para pemain tetap menyala di masa-masa sulit.
Sejarah Baru Panca Takhta Persib
Momen penentuan gelar juara musim ini berlangsung dramatis, di mana kepastian posisi puncak baru terkunci setelah laga melawan Persijap Jepara.
Meski pertandingan berakhir imbang, tambahan satu poin sudah cukup membuat Persib Bandung tak lagi terkejar oleh pesaing terdekat di klasemen akhir.
Adhitia menyebut musim 2025/2026 sebagai salah satu periode paling menguras energi, tetapi memberikan kepuasan emosional yang luar biasa.
Integritas persaingan yang sportif dan profesional di Super League musim ini juga menjadi catatan penting bagi manajemen untuk terus meningkatkan standar klub di masa mendatang.
“Tahun ini, sejarah baru, hattrick, dan menjadi tim pertama yang lima bintang, Alhamdulillah,” ujar Adhitia penuh syukur.
Perayaan gelar kemudian disempurnakan dengan pawai juara yang membirukan jalanan utama Kota Bandung dan diikuti ribuan Bobotoh dari berbagai daerah.
Sebagai informasi, keberhasilan Persib Bandung meraih gelar juara tiga musim beruntun sejak 2023/2024 menjadi rekor fenomenal yang belum pernah dicapai klub mana pun di era Liga Indonesia modern.
Baca Juga: Super League 2025/2026: David da Silva Rajai Top Skor dan Masuk Best XI Super League
Sepanjang musim ini, Borneo FC tampil konsisten di papan atas klasemen, sementara Persija Jakarta terus memberikan ancaman melalui performa impresif mereka di putaran kedua kompetisi.
Berita Terkait
-
Jean-Paul Van Gastel Betah Ungkap Alasan Perpanjang Kontrak bersama PSIM Yogyakarta
-
Gelandang Manchester City Kasih Selamat Eliano Reijnders Bawa Persib Bandung Juara Super League
-
Imran Nahumarury Bertekad Bawa Semen Padang Kembali ke Super League
-
Persib Bandung Raih Bonus Rp1 Miliar Usai Cetak Hattrick Juara Super League
-
Persib Bandung Kampium, Konvoi Kemenangan Mengular Bandung Membiru Rayakan Sejarah
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik