- Pelatih Ronald Koeman merasa terganggu dengan kritik negatif publik Belanda terhadap performa timnya menjelang Piala Dunia 2026.
- Koeman membantah gaya melatihnya terlalu aman dan menegaskan rekam jejak kariernya di berbagai klub besar dunia.
- Koeman tengah menyusun daftar 26 pemain meskipun terdapat tantangan kebugaran pada beberapa nama utama menjelang turnamen.
Suara.com - Pelatih timnas Belanda, Ronald Koeman, mengaku mulai jengah dengan kritik yang terus diarahkan kepadanya jelang Piala Dunia 2026.
Koeman menilai publik dan media Belanda terlalu negatif terhadap performa De Oranje.
Dalam wawancara dengan NOS, Koeman mengatakan dirinya justru ingin membangun suasana positif di dalam skuad Belanda menjelang turnamen.
“Kami harus memastikan ada atmosfer yang bagus di tim. Dengan hal-hal positif, karena itu masih sering kurang di Belanda,” kata Koeman.
“Ya, kami memang terlalu negatif. Kami benar-benar punya pola pikir negatif,” lanjut mantan pelatih FC Barcelona tersebut.
Koeman juga menanggapi kritik yang menyebut dirinya sebagai pelatih tanpa risiko atau terlalu bermain aman.
Menurutnya, label tersebut tidak mencerminkan perjalanan kariernya sebagai pelatih.
“Orang boleh saja berpikir seperti itu. Tapi kadang seseorang langsung diberi cap tertentu,” ujarnya.
“Saya Ronald Koeman. Saya pernah melatih klub-klub terbesar. Itu tidak mungkin terjadi kalau tim saya selalu bermain aman,” tegasnya.
Baca Juga: AS Tak Peduli Kritik! Petugas ICE Akan Tetap Sweeping Selama Piala Dunia 2026
Selain gaya bermain, Koeman juga mendapat sorotan terkait pemilihan skuad Piala Dunia 2026.
Saat ini ia tengah menyusun daftar final 26 pemain yang akan diumumkan dalam waktu dekat.
Beberapa pemain seperti Memphis Depay, Jurrien Timber, dan Justin Kluivert masih diragukan kebugarannya jelang turnamen.
Koeman mengakui kondisi pemain yang belum sepenuhnya fit menjadi tantangan tersendiri.
Namun, ia tetap membuka peluang membawa satu atau dua pemain yang belum memiliki ritme pertandingan penuh.
“Dalam skuad 26 pemain, Anda masih bisa membawa satu atau dua pemain yang mungkin belum sepenuhnya bugar,” kata Koeman.
Berita Terkait
-
AS Tak Peduli Kritik! Petugas ICE Akan Tetap Sweeping Selama Piala Dunia 2026
-
Lionel Messi Absen di Piala Dunia 2026? La Pulga Kesakitan Minta Diganti
-
Piala Dunia 2026 dan Haji Jadi Jalan Damai AS-Iran? Negosiasi Disebut Hampir Rampung
-
Harry Maguire Tersingkir, Rooney Curiga Ada Alasan Lain di Balik Pilihan Tuchel
-
Denzel Dumfries: Timnas Belanda Lebih Kuat dari 4 Tahun Lalu
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Harga Sepeda Lipat Entry Level Terbaik Berapa? Ini 5 Rekomendasinya di Tahun 2026
- 3 HP Infinix Murah dengan Fast Charging 33W, Mulai Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
Terkini
-
Audio Jadi Bagian dari Gaya Hidup, Menemukan Suara yang Pas untuk Setiap Momen
-
Mengenal Qamaril Adani, Akan Wakili Indonesia di Miss Polo Universe 2027
-
Anak Skena di Cherrypop 2026 Diajak Melek Sampah Plastik Bareng POPSEA
-
Dari Gadis 19 Tahun: Perjalanan 3 Dekade Wanda Ponika Bangun Imperium Berlian
-
Dalam 4 Jam PM2.5 Palembang Melonjak 3 Kali Lipat, Begini Kondisi Terbarunya
-
Revaldo Ditangkap di Apartemen, Polisi Temukan Sabu dan Alat Isap
-
Diisukan Membelot dari Gerindra ke PSI, Dedi Mulyadi Kaget dan Heran
-
Modus Timbang Berat Badan, Pedagang Cimin di Cirebon Diduga Cabuli 7 Anak
-
Pakai Teknologi Kelme K-Loomax, Ini Tampilan Jersey Home, Away dan Third Persib
-
Bukan Perkuat Timnas Indonesia, Adik Mitchell Baker Pilih Hong Kong