- Trofi Jules Rimet yang diciptakan pada 1930 memiliki sejarah penuh intrik, termasuk aksi penyelamatan dan pencurian selama perang.
- Pencurian permanen trofi Jules Rimet di Brasil mendorong FIFA menciptakan trofi emas modern karya Silvio Gazzaniga pada 1974.
- Trofi emas modern akan diperebutkan oleh 48 negara dalam Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Hingga kini, trofi legendaris itu diyakini telah dilebur oleh para pencurinya karena tidak pernah ditemukan lagi.
Lahirnya Simbol Baru Piala Dunia
Sebelum insiden pencurian di Brasil terjadi, FIFA sebenarnya sudah menginisiasi desain trofi baru untuk era modern.
Seniman asal Italia, Silvio Gazzaniga, menciptakan trofi setinggi 36 sentimeter yang dicetak menggunakan emas 18 karat.
Desain yang menampilkan dua sosok manusia sedang mengangkat planet Bumi tersebut dianggap berhasil menangkap esensi sepak bola sebagai pemersatu dunia.
West Germany menjadi negara pertama yang mengangkat trofi baru tersebut pada tahun 1974 sebelum kemudian direbut Argentina empat tahun berselang.
Sejak saat itu, trofi modern Piala Dunia terus berpindah tangan menjadi simbol kejayaan negara-negara besar seperti Germany, Italy, France, hingga Spain.
Aturan Ketat FIFA dan Pengecualian Nelson Mandela
Berbeda dengan era Trofi Jules Rimet, trofi modern Piala Dunia tidak akan pernah lagi dimiliki permanen oleh negara juara.
Baca Juga: Daftar Pemain Amerika Serikat di Piala Dunia 2026, Andalkan Christian Pulisic di Lini Depan
Tim pemenang hanya diizinkan mengangkat trofi asli saat seremoni penyerahan sebelum ditukar dengan replika berlapis emas bernama FIFA World Cup Winners' Trophy.
Satu-satunya pengecualian istimewa terjadi pada tahun 2010 ketika replika resmi trofi diberikan kepada Nelson Mandela menjelang 2010 FIFA World Cup.
Bahkan, untuk menyentuh trofi asli saja FIFA memiliki aturan yang sangat ketat.
Hanya mantan juara Piala Dunia, kepala negara, dan pejabat resmi FIFA yang diperbolehkan menyentuh trofi tersebut secara langsung.
Menuju Piala Dunia 2026
Kini, Trofi Piala Dunia tetap berdiri megah sebagai simbol pamungkas kejayaan, keabadian, dan harga diri sebuah bangsa di atas lapangan hijau.
Pada musim panas 2026 mendatang, trofi suci itu kembali diperebutkan oleh 48 negara dalam turnamen yang digelar bersama oleh United States, Canada, dan Mexico.
Timnas Argentina akan datang dengan misi mempertahankan gelar juara dunia yang mereka raih pada 2022 demi menyamai koleksi empat trofi milik Jerman dan Italia.
Berita Terkait
-
Timnas Spanyol Tanpa Pemain Real Madrid, Luis de la Fuente: Kualitas Teknis Bukan Penentu
-
Profil Stadion Arrowhead: Markas NFL Paling Berisik yang Siap Sambut Argentina di Piala Dunia 2026
-
Kontroversi Skuad Inggris di Piala Dunia 2026: Opta Bongkar Alasan Logis Keputusan Thomas Tuchel
-
Skuad AS Piala Dunia 2026: Mauricio Pochettino Andalkan Christian Pulisic Lagi
-
Daftar Pemain Maroko di Piala Dunia 2026, Achraf Hakimi dan Brahim Diaz Jadi Tumpuan
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Dominasi Jawa Barat, Persib Bandung dan Goal Aksis Cimahi Juara HLS All-Stars 2026
-
Gilas Putri Garut Lima Gol, Akademi Persib Bandung Juara HSL All-Stars
-
Akademi Persib Bandung vs Putri Garut, Derbi Jawa Barat di Final HLS All-Stars U-18 2026!
-
Dua Gol di Extra Time! Argentina Tantang Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Kenapa Wasit Untungkan Lionel Messi Cs? Paredes Kartu Kuning, Embolo Malah Kartu Merah
-
Brasil Tersingkir dari Piala Dunia, Neymar Hamburkan Rp150 juta di Meja Judi
-
Swiss Main 10 Orang! Messi Mandul, Argentina Dipaksa Main hingga Perpanjangan Waktu
-
Intip Bisnis Unik Erling Haaland, Raup Cuan Miliaran di Luar Gaji
-
Mati 7 Menit Lalu Hidup Lagi, Sisi Lain Pelatih Norwegia Stale Solbakken
-
Argentina Unggul Cepat! Sundulan Mac Allister Bawa Albiceleste Robek Gawang Swiss