-
Josh Kroenke menegaskan perpanjangan kontrak Mikel Arteta menjadi prioritas paling utama bagi Arsenal.
-
Keputusan Arteta menunda pembicaraan kontrak terbukti sukses membawa Arsenal menjuarai Liga Inggris.
-
Arsenal berkomitmen kembali belanja pemain besar-besaran demi mempertahankan posisi mereka di puncak.
Komitmen finansial kembali disiapkan untuk mendatangkan sejumlah pilar baru guna memperdalam komposisi tim. Arsenal menolak untuk berpuas diri dengan materi pemain yang mereka miliki saat ini.
"Kami akan berupaya memperkuat diri karena kami tahu tim-tim di sekitar kami akan menjadi lebih baik," tegas Kroenke.
Prinsip tersebut menjadi landasan utama klub dalam bergerak di bursa transfer mendatang. Keengganan untuk berkembang dinilai sebagai kemunduran di tengah ketatnya persaingan elite Eropa.
Kroenke menjelaskan, "Jika Anda tidak mencoba untuk terus berkembang dan berkembang, Anda berarti diam di tempat."
Klub kini merasa berada di posisi yang tepat untuk memulai era dominasi baru yang berkelanjutan. Proses panjang yang melelahkan dalam beberapa tahun terakhir mulai memperlihatkan hasil yang kokoh.
"Kami pikir kami punya peluang di sini. Kami memiliki fondasi yang sangat kuat untuk terus membangun dan mencoba mempertahankannya. Meletakkan fondasi biasanya merupakan bagian tersulit dari perjalanan dan sekarang setelah kami memilikinya, ini adalah tentang mencoba bertahan di puncak, dan mengetahui semua orang mencoba mendaki gunung mengejar Anda," pungkas Kroenke.
Mikel Arteta pertama kali ditunjuk sebagai manajer Arsenal pada Desember 2019 setelah kepergian Unai Emery. Di bawah asuhannya, Arsenal perlahan bangkit dari masa transisi yang sulit hingga kembali menjadi kekuatan utama di Premier League.
Ikatan kontrak Arteta saat ini sejatinya baru akan kedaluwarsa pada musim panas tahun 2027 mendatang. Namun, keberhasilan membawa Arsenal meraih gelar juara Liga Inggris pertama dalam 22 tahun terakhir membuat manajemen bergerak cepat.
Langkah preventif ini diambil menjelang laga krusial final Liga Champions melawan Paris Saint-Germain di Budapest. Manajemen ingin memastikan stabilitas tim tetap terjaga demi mewujudkan target meraih gelar ganda yang bersejarah.
Baca Juga: Bekas Kota Komunis Bersiap Panen Cuan di Final Liga Champions Arsenal vs PSG
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Belum Genap Sepekan, Igor Tolic Sudah Keluhkan Lapangan Latihan Persib
-
Timnas Indonesia Tanpa Pesawat Carter di Piala AFF 2026, Sumardji Jamin Fasilitas Tetap Maksimal
-
Prancis vs Spanyol: Superkomputer Opta Jagokan Les Bleus ke Final Piala Dunia 2026
-
Persija Resmi Datangkan Kyohei Yoshino, Gelandang Berpengalaman Jepang Eks Cerezo Osaka
-
Radovan Pankov Beberkan Alasan Gabung Persija: Tantangan Baru demi Gelar Juara
-
Gabung Persija, Aqil Savik Akui Sempat Minta Restu Istri dan Keluarga di Bandung
-
Prediksi Superkomputer Opta: Inggris Bungkam Argentina dalam 90 Menit
-
Resmi Jadi WNI, Striker Didikan Amerika Mitchell Baker Tak Sabar Bela Timnas Indonesia
-
Prancis vs Spanyol: Lini Serang Tersubur Kontra Pertahanan Terbaik di Piala Dunia 2026
-
Isu Malvinas Bikin Semifinal Piala Dunia 2026 Inggris vs Argentina Beraroma Perang