Bola / Liga Inggris
Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:06 WIB
Ekspresi manajer Arsenal, Mikel Arteta pada laga Liga Inggris kontra West Ham United di Stadion Emirates, London, Jumat (29/12) dini hari WIB. [HENRY NICHOLLS / AFP]
Baca 10 detik
  • Josh Kroenke menegaskan perpanjangan kontrak Mikel Arteta menjadi prioritas paling utama bagi Arsenal.

  • Keputusan Arteta menunda pembicaraan kontrak terbukti sukses membawa Arsenal menjuarai Liga Inggris.

  • Arsenal berkomitmen kembali belanja pemain besar-besaran demi mempertahankan posisi mereka di puncak.

Komitmen finansial kembali disiapkan untuk mendatangkan sejumlah pilar baru guna memperdalam komposisi tim. Arsenal menolak untuk berpuas diri dengan materi pemain yang mereka miliki saat ini.

"Kami akan berupaya memperkuat diri karena kami tahu tim-tim di sekitar kami akan menjadi lebih baik," tegas Kroenke.

Prinsip tersebut menjadi landasan utama klub dalam bergerak di bursa transfer mendatang. Keengganan untuk berkembang dinilai sebagai kemunduran di tengah ketatnya persaingan elite Eropa.

Kroenke menjelaskan, "Jika Anda tidak mencoba untuk terus berkembang dan berkembang, Anda berarti diam di tempat."

Klub kini merasa berada di posisi yang tepat untuk memulai era dominasi baru yang berkelanjutan. Proses panjang yang melelahkan dalam beberapa tahun terakhir mulai memperlihatkan hasil yang kokoh.

"Kami pikir kami punya peluang di sini. Kami memiliki fondasi yang sangat kuat untuk terus membangun dan mencoba mempertahankannya. Meletakkan fondasi biasanya merupakan bagian tersulit dari perjalanan dan sekarang setelah kami memilikinya, ini adalah tentang mencoba bertahan di puncak, dan mengetahui semua orang mencoba mendaki gunung mengejar Anda," pungkas Kroenke.

Mikel Arteta pertama kali ditunjuk sebagai manajer Arsenal pada Desember 2019 setelah kepergian Unai Emery. Di bawah asuhannya, Arsenal perlahan bangkit dari masa transisi yang sulit hingga kembali menjadi kekuatan utama di Premier League.

Ikatan kontrak Arteta saat ini sejatinya baru akan kedaluwarsa pada musim panas tahun 2027 mendatang. Namun, keberhasilan membawa Arsenal meraih gelar juara Liga Inggris pertama dalam 22 tahun terakhir membuat manajemen bergerak cepat.

Langkah preventif ini diambil menjelang laga krusial final Liga Champions melawan Paris Saint-Germain di Budapest. Manajemen ingin memastikan stabilitas tim tetap terjaga demi mewujudkan target meraih gelar ganda yang bersejarah.

Baca Juga: Bekas Kota Komunis Bersiap Panen Cuan di Final Liga Champions Arsenal vs PSG

Load More