-
Thomas Tuchel sangat optimistis Timnas Inggris mampu menjuarai Piala Dunia karena kualitas skuad yang solid.
-
Timnas Inggris menggunakan teknologi sains olahraga mutakhir untuk mengantisipasi cuaca panas ekstrem Amerika Utara.
-
Beberapa pemain kunci mendapatkan libur tambahan demi memulihkan kebugaran fisik sebelum turnamen dimulai.
Suara.com - Juru taktik Timnas Inggris, Thomas Tuchel, menegaskan kesiapan penuh timnya untuk mengakhiri puasa gelar dan mengangkat trofi Piala Dunia 2026.
Keyakinan ini didasarkan pada komitmen mendalam para pemain serta kesiapan taktis yang telah disusun matang oleh tim kepelatihan.
"Ketika saya terhubung kembali dengan pertandingan dan membangun sesi latihan serta pertemuan kami untuk menghubungkan kembali tim di Florida dengan apa yang telah kami bangun, saya melihat banyak kualitas," ujar Tuchel kepada Sky Sports News sebelum bertolak ke Amerika Serikat.
"Hal itu secara instan memberi saya keyakinan penuh dan kegembiraan bahwa kami bisa melangkah jauh," lanjutnya.
Mantan pelatih Chelsea tersebut mengungkapkan bahwa komunikasi intensif dengan skuadnya menunjukkan ikatan emosional yang sangat kuat. Bahkan, pemain yang tidak masuk dalam daftar panggil tetap memberikan dukungan moral yang luar biasa untuk keharmonisan tim.
"Kemudian hal-hal seperti panggilan telepon yang sulit, panggilan telepon besar, panggilan telepon positif, dan reaksi para pemain, itu memberi tahu Anda bahwa kami sudah memiliki koneksi."
"Itu memberi tahu saya bahwa para pemain peduli dan mereka sangat peduli. Kami mendapat reaksi yang indah dan menyentuh, bahkan dari para pemain yang tidak dipanggil dan mereka mendoakan yang terbaik untuk kami. Cara mereka bereaksi memberi tahu saya bahwa kami berada di jalur yang benar dan itu membuat saya secara pribadi bersemangat untuk berada dekat."
"Saya tidak sabar untuk naik ke pesawat, melihat ke belakang bahu saya, akhirnya memiliki tim di belakang saya dan tiba di Florida serta melakukan apa yang paling saya cintai, yaitu menjadi pelatih."
Sebanyak 21 dari 26 pemain yang dipanggil kini berkumpul di West Palm Beach, Miami, untuk menjalani pemusatan latihan adaptasi cuaca panas selama sepuluh hari.
Baca Juga: Rodri Tak Terbebani Status Favorit, Fokus Bawa Spanyol Juara Piala Dunia 2026
Langkah ini menjadi krusial mengingat turnamen akan berlangsung di bawah sengatan suhu tinggi Amerika Utara yang bisa mencapai nyaris 40 derajat Celsius.
Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) tidak main-main dalam mempersiapkan fisik para pemain Tiga Singa. Mereka melibatkan sport scientist untuk memetakan daya tahan tubuh setiap individu melalui simulasi ruang termal khusus di Barcelona tahun lalu.
Dalam uji coba tersebut, para pemain mengonsumsi tablet biometrik untuk memantau fluktuasi suhu internal tubuh saat beraktivitas berat hingga batas melelahkan.
Data ini krusial bagi tim medis dalam menyusun strategi pemulihan cepat (recovery) di tengah kelembapan udara yang diperkirakan menyentuh angka 75 persen.
Tuchel menyadari tantangan non-teknis ini berpotensi menguras fisik para pemainnya yang baru saja menyelesaikan kompetisi domestik yang padat. Kendati demikian, ia menolak menjadikannya sebagai alasan jika timnya gagal memenuhi target.
"Kondisinya bukan musuh terbesar kami, tetapi itu tidak menguntungkan kami setelah musim yang panjang dan sangat menuntut bagi para pemain kami," kata Tuchel.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam