- Timnas Indonesia U-19 meraih kemenangan 3-0 atas Myanmar dalam laga perdana Grup A Piala AFF U-19 2026.
- Kemenangan tersebut diwarnai polemik kesalahan pencatatan nama pencetak gol oleh pihak penyelenggara pada laporan resmi pertandingan.
- Data resmi mencantumkan nama Dimas Wicaksono, padahal dua gol babak kedua dicetak oleh pemain Dimas Adi Prasetyo.
Suara.com - Kemenangan meyakinkan Timnas Indonesia U-19 atas Myanmar dengan skor 3-0 di laga pembuka Piala AFF U-19 2026 justru diwarnai polemik.
Sorotan bukan pada hasil meyakinkan skuad Nova Arianto melainkan perbedaan data pencetak gol yang memicu kebingungan di kalangan suporter.
Bermain di laga perdana Grup A, skuad Garuda Muda sukses menundukkan Myanmar dengan skor 3-0 dan langsung menempel ketat Vietnam di klasemen.
Gol pembuka dicetak Arkhan Kaka pada menit ke-39 lewat skema serangan balik cepat.
Kaka berhasil melewati lini belakang Myanmar sebelum mencungkil bola cantik melewati kiper Myint Nyo.
Timnas Indonesia U-19 semakin mengendalikan permainan.
Myanmar yang mencoba bangkit justru kesulitan mengembangkan permainan akibat pressing ketat tuan rumah.
Gol kedua lahir pada menit ke-78 setelah kesalahan fatal kiper Myanmar, Myint Nyo, yang gagal mengamankan bola dan malah mengenai Dimas Adi Prasetyo sebelum masuk ke gawang sendiri.
Dimas kemudian menutup pesta gol Indonesia di menit ke-87 lewat sepakan keras dari sudut sempit. Gol tersebut memastikan kemenangan 3-0 untuk skuad Nova Arianto.
Baca Juga: Nyinyiran Media Tetangga: Timnas Indonesia U-19 Sedang Mengejar Ketertinggalan
Namun, persoalan muncul ketika laporan pertandingan mencantumkan nama berbeda sebagai pencetak dua gol Indonesia di babak kedua.
Nama Dimas Wicaksono tercatat dalam data resmi pertandingan, padahal dua gol Timnas Indonesia U-19 dicetak pemain pengganti, Dimas Adi Prasetyo, striker PSM U-20.
Sementara Dimas Wicaksono, winger Persebaya Surabaya tak dimainkan Nova Arianto saat mengalahkan Myanmar.
Polemik ini langsung ramai diperbincangkan di media sosial.
Sejumlah suporter bahkan mempertanyakan potensi sanksi hingga kemungkinan Indonesia kalah walk over (WO), meski hal tersebut dinilai tidak sesuai aturan.
Dalam regulasi turnamen kelompok usia, isu utama biasanya berkaitan dengan status kelayakan pemain.
Jika pemain yang tampil terdaftar secara resmi dalam match sheet, maka kesalahan administrasi seperti pencatatan nama masih dapat dikoreksi tanpa konsekuensi berat.
Situasi akan menjadi berbeda jika terbukti ada pemain yang tidak terdaftar secara sah atau bermain dengan identitas tidak sesuai.
Kondisi tersebut dapat dikategorikan sebagai pelanggaran eligibility dan berpotensi berujung sanksi berat.
Tag
Berita Terkait
-
Nyinyiran Media Tetangga: Timnas Indonesia U-19 Sedang Mengejar Ketertinggalan
-
Bukan Hadiah, Ini Misi PSSI Agar Timnas Indonesia Juara Piala AFF 2026
-
Alasan Mees Hilgers Ikut TC Timnas Indonesia Meski Tak Dipanggil John Herdman
-
Dua Lawan Berat Menanti, Ini Target Utama Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026
-
Popularitas Timnas Indonesia Menurun, John Herdman Diminta Benahi 'Kekacauan' Pasca Kluivert
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Lagi, Investor Bisa Cermati Saham-saham Ini
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
Terkini
-
Nyinyiran Media Tetangga: Timnas Indonesia U-19 Sedang Mengejar Ketertinggalan
-
Timnas Brasil Bawa Barang 10 Ton di Piala Dunia 2026, Dari Laser Terapi hingga Ambulans
-
Bintang Tumbang Jelang Piala Dunia 2026: Daftar Pemain Kunci yang Dihantam Cedera
-
Timnas Kongo Tersandung Jelang Piala Dunia 2026, Laga Uji Coba Dibatalkan Gegara Ebola
-
Setelah Asisten Pelatih Afsel Giliran Striker Timnas Swiss Dilarang Masuk ke AS
-
Nomor 7 Tetap Milik Ronaldo! Pemain Ini Warisi Nomor Mendiang Diogo Jota di Piala Dunia 2026
-
Rekor yang Tak Pecah 72 Tahun! Skor 7-5 Akankah Terulang di Piala Dunia 2026?
-
Siapa Raja Assist dalam Sejarah Piala Dunia? Bukan Messi Apalagi Ronaldo
-
Liverpool Berduka, Kenny Dalglish Berjuang Melawan Kanker di Usia 75 Tahun
-
Popularitas Timnas Indonesia Menurun, John Herdman Diminta Benahi 'Kekacauan' Pasca Kluivert