- Mantan bek Bayern Munich, Dante, resmi ditunjuk menjadi pelatih kepala tim akademi Bayern Munich setelah pensiun profesional.
- Manajemen Bayern Munich memilih Dante karena memiliki pengalaman panjang, profesionalisme tinggi, dan rekam jejak di level elite.
- Dante bertugas membimbing para pemain muda agar mampu mengembangkan potensi maksimal menuju karier sebagai pesepak bola profesional.
Suara.com - Mantan bek Bayern Munich, Dante, resmi memulai karier barunya sebagai pelatih setelah ditunjuk menjadi pelatih kepala tim akademi Bayern Munich. Penunjukan ini dilakukan tidak lama setelah pemain asal Brasil tersebut memutuskan pensiun dari dunia sepak bola profesional.
Dalam pernyataan yang dikutip dari laman resmi klub, Dante mengaku antusias menerima kepercayaan tersebut dan berterima kasih kepada manajemen Bayern Munich atas kesempatan yang diberikan.
"Banyak pemain muda berbakat sedang dikembangkan di kampus ini, dan mereka akan melakukan debut mereka di sepak bola pria tingkat amatir," jelas Dante.
Ia menegaskan bahwa dirinya bersama staf pelatih akan berupaya membantu perkembangan para pemain muda agar semakin dekat dengan impian menjadi pesepak bola profesional.
"Tim pelatih dan saya ingin mendukung mereka sebaik mungkin selama langkah penting ini dan mencoba membawa mereka lebih dekat ke tujuan mereka untuk menjadi pemain sepak bola profesional," tambah dia.
Sementara itu, Direktur Pengembangan Pemain Muda Bayern Munich, Jochen Sauer, menjelaskan bahwa pengalaman panjang Dante di level tertinggi menjadi salah satu alasan utama klub menunjuknya sebagai pelatih tim akademi.
"Kami bersama-sama memutuskan bahwa kami ingin bekerja dengan seorang pelatih muda yang pernah bermain secara profesional di level tinggi," jelas Sauer.
Menurutnya, Dante memiliki pengalaman yang sangat lengkap selama berkarier sebagai pemain dan tetap menunjukkan profesionalisme tinggi hingga penghujung kariernya.
"Sebagai pemain, Dante telah mengalami hampir semua hal yang bisa dialami dalam sepak bola, dan bahkan di usia 42 tahun, ia masih menjadi panutan bagi rekan-rekan setimnya di Nice dalam hal sikap dan profesionalisme," sambung dia.
Baca Juga: Alphonso Davies Kembali ke Timnas Kanada Meski Cedera Hamstring Belum Pulih Total
Dukungan juga datang dari Kepala Olahraga dan Pengembangan Pemain Muda Bayern Munich, Michael Wiesinger. Ia menilai Dante merupakan figur yang selalu menunjukkan tanggung jawab dan dapat menjadi teladan bagi para pemain muda.
"Kami sangat senang dapat mengamankan sosok ini untuk tim cadangan kami dan seluruh kampus, dan kami yakin bahwa para pemain muda kami akan mendapatkan manfaat darinya dan pengalamannya sebagai seorang profesional," ujar Wiesinger.
Dengan pengalaman panjang di level elite sepak bola Eropa, Bayern Munich berharap Dante mampu membantu proses pembinaan talenta muda sekaligus mempersiapkan mereka menuju level profesional.
Berita Terkait
-
Alphonso Davies Kembali ke Timnas Kanada Meski Cedera Hamstring Belum Pulih Total
-
Baru Datang, Xabi Alonso Diancam Striker Chelsea: Jadikan Saya Starter atau...
-
Dulu Identik dengan Lansia, Mengapa Diabetes Tipe 2 Kini 'Hobi' Menyerang Remaja?
-
Tegaskan Harry Kane Bertahan, Bos Bayern Munich: Lagi Pula Barcelona Tidak Punya Uang
-
Harry Kane Bangga Kembali Bela Timnas Inggris, akan Tampil di 3 Edisi Piala Dunia
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Kanker pada Perempuan Kini Bisa Ditangani Lebih Personal, Terapi Presisi Bawa Harapan Baru
-
Dari Propaganda hingga Pengawasan: Mengapa 1984 Tetap Relevan di Zaman Digital
-
DPR Sentil Pihak SPPG saat Rapat: 120 Juta Penerima Manfaat, Siapa yang Mau Diberi Makan?
-
Liga Sepak Bola Kampung, Ikhtiar Jaga Anak Muda Menteng dari Bahaya Narkoba
-
15 Kepala Daerah Hasil Pilkada 2024 Kena OTT KPK, Ongkos Politik Mahal Jadi Pemicu?
-
Membaca, Menunda, Lupa: Ketika Balasan Chat Hanya Berakhir di Kepala
-
Dompet Karyawan Alfamart Dicuri, Polisi Lampung Utara Temukan Fakta Tak Terduga Saat Tangkap Pelaku
-
Bobby Nasution Dorong Warisan Sejarah Nias Jadi Destinasi Wisata Dunia
-
Dominasi Toyota di Pasar Hybrid Indonesia Belum Terbendung Meski Digempur Kehadiran Produk China
-
Dicap Penakut karena Inggris Parkir Bus Lawan Argentina, Thomas Tuchel: Saya Tak Menyesal