- Kepolisian New Jersey meningkatkan standar pengamanan berskala besar di MetLife Stadium untuk menyambut delapan pertandingan Piala Dunia 2026.
- Lebih dari 400 lembaga berkoordinasi secara real-time dari pusat komando di Ewing Township menggunakan teknologi pengawasan drone canggih.
- Pemerintah mengatur akses ketat transportasi serta melarang kegiatan di luar stadion demi menjamin keamanan seluruh penonton dan peserta.
Suara.com - Kurang dari dua pekan jelang kick-off, persiapan Piala Dunia 2026 memasuki fase krusial.
Bukan hanya soal teknis pertandingan, tetapi juga pengamanan berskala besar yang disebut sebagai salah satu tantangan terbesar dalam sejarah turnamen.
Di sekitar MetLife Stadium, New Jersey, aparat mulai meningkatkan operasi keamanan.
Stadion ini akan menjadi tuan rumah delapan pertandingan, termasuk laga final yang diprediksi menarik puluhan ribu penonton dari seluruh dunia.
Letnan Kolonel Kepolisian Negara Bagian New Jersey, David Sierotowicz, menyebut skala pengamanan kali ini luar biasa.
“Kami melihat delapan pertandingan. Setiap pertandingan itu seperti Super Bowl,” ujarnya dilansir dari CNBC Internasional
Setiap laga diperkirakan dihadiri sekitar 80.000 penonton.
Namun pengamanan tidak hanya berfokus pada stadion, melainkan juga mencakup hotel tim, tempat latihan, hingga rute perjalanan resmi.
Pusat komando utama didirikan di Ewing Township, dekat Trenton.
Baca Juga: 8 Hari Menuju Piala Dunia 2026: Tonton Ulang Gol Roket Socrates yang Membungkam Uni Soviet
Dari lokasi ini, lebih dari 400 lembaga, mulai dari lokal hingga federal akan berkoordinasi secara real-time.
Teknologi menjadi tulang punggung sistem keamanan.
“Kami akan memiliki feed drone langsung dari semua lokasi. Setiap titik punya pos komando sendiri dan semuanya terhubung ke pusat,” kata Sierotowicz.
Pada hari pertandingan, jumlah personel keamanan akan meningkat dua kali lipat dibandingkan laga NFL biasa.
Bahkan, akses menuju stadion akan diatur sangat ketat.
Penonton tidak diizinkan berjalan kaki menuju stadion.
Berita Terkait
-
8 Hari Menuju Piala Dunia 2026: Tonton Ulang Gol Roket Socrates yang Membungkam Uni Soviet
-
Kenapa Piala Dunia 2026 Jadi Paling Kontroversial Sepanjang Sejarah?
-
Penantian 40 Tahun, Irak Siap Buat Kejutan di Piala Dunia 2026
-
Merendah, Casemiro Sebut Brasil Bukan Favorit di Piala Dunia 2026
-
Daftar Lengkap 183 Pemain Premier League Siap Unjuk Gigi di Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan