- Klub Naegohyang Women's FC menjuarai Liga Champions Wanita Asia 2024 setelah mengalahkan Tokyo Verdy di Seoul bulan lalu.
- Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un memberikan ucapan selamat langsung kepada pemain yang menunjukkan ekspresi emosional yang mendalam.
- Kemenangan bersejarah ini membawa tim tersebut lolos ke kompetisi internasional FIFA Women's Champions Cup serta Piala Dunia.
Suara.com - Momen tak biasa terjadi saat pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong-un menemui pemain sepak bola putri dari klub Naegohyang Women FC usai meraih gelar juara Liga Champions Wanita Asia.
Rekaman video memperlihatkan para pemain Naegohyang Women FC tak kuasa menahan tangis saat Kim turun langsung ke lapangan untuk memberikan ucapan selamat.
Dalam tayangan tersebut, Kim Jong-un tampak tersenyum sambil menyalami satu per satu pemain yang berbaris.
Sejumlah pemain terlihat sangat emosional, bahkan hampir menangis dan jingkrak-jingkrak.
Reaksi para pemain dinilai tidak biasa, dengan ekspresi berlebihan yang kerap diasosiasikan dengan penghormatan tinggi terhadap pemimpin di Korea Utara.
Naegohyang Women’s FC mencatat sejarah sebagai klub pertama asal Korea Utara yang menjuarai AFC Women’s Champions League sejak kompetisi itu diluncurkan pada 2024.
Mereka memastikan gelar setelah mengalahkan Tokyo Verdy Beleza dengan skor tipis 1-0 pada final yang digelar di Seoul bulan lalu.
Gol kemenangan dicetak oleh kapten tim, Kim, yang juga dinobatkan sebagai pemain terbaik turnamen.
“Saya sangat terhormat meraih penghargaan ini,” ujarnya.
Baca Juga: Gagal Penalti, Penjualan Jersey Gabriel Magalhaes Malah Melonjak 350 Persen
Namun ia menegaskan kemenangan tersebut adalah hasil kerja tim.
“Ini bukan hanya milik saya, tetapi seluruh tim dan staf pelatih. Kami terus berjuang hingga akhir,” katanya.
Keberhasilan ini membawa Naegohyang melaju ke kompetisi internasional berikutnya, termasuk FIFA Women’s Champions Cup dan Piala Dunia Antarklub Wanita 2028.
Kemenangan ini juga menjadi momen langka karena tim Korea Utara kembali tampil di Korea Selatan setelah delapan tahun, di tengah hubungan kedua negara yang masih tegang.
Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung, turut menyampaikan ucapan selamat.
“Saya mengucapkan selamat yang tulus kepada para pemain,” ujarnya.
“Sepak bola selalu memberi kejutan, dan kami akan mendukung Anda dalam tantangan berikutnya.”
Berita Terkait
-
Gagal Penalti, Penjualan Jersey Gabriel Magalhaes Malah Melonjak 350 Persen
-
Inilah Paris! Hijab Syar'i Istri Ousmane Dembele Usai PSG Juara Liga Champions Viral
-
Gagal Juara Liga Champions, Arsenal Cuci Gudang Empat Pemain Senior Bakal Didepak
-
Penuhi Regulasi UEFA, Como 1907 Bidik Winger Liverpool Federico Chiesa
-
10 Tim yang Pernah Juara Back-to-Back Liga Champions: PSG Masuk Daftar Elit!
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Mau Jersey Legendaris Pele saat Final Piala Dunia 1958? Cukup Siapkan Uang Segini
-
FIFA Harus Bertindak! Pemain Timnas Putri Palestina Diseret Israel ke Penjara
-
Belanda Takluk dari Aljazair, Alaram Bahaya De Oranje Jelang Piala Dunia 2026
-
Lepas Bek Layvin Kurzawa, Persib Bandung Ucap Pesan Menyentuh
-
Mengejutkan! Mirza Mustafic Tinggalkan Bali United, Ekspatriat Kedua yang Hengkang
-
Bawa Nama PSIM Yogyakarta, Rahmatzoda Merasa Terhormat Kembali ke Timnas Tajikistan
-
Menanti Magis Patrik Schick di Piala Dunia 2026: Bola Mati dan Kolektivitas Jadi Kunci Republik Ceko
-
Tanpa Sehelai Benang Model Brasil Tempeli Tubuhnya dengan Stiker Piala Dunia
-
Egy Maulana Vikri Tak Pilih-pilih Ajang, Siap Bela Timnas Indonesia di Piala AFF atau FIFA Matchday
-
Bukan Lagi Kuda Hitam! Revolusi Taktik dan Generasi Emas Jadikan Maroko Penantang Juara Piala Dunia