Bola / Liga Inggris
Rabu, 03 Juni 2026 | 14:26 WIB
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta menjelaskan keputusan mengejutkan dengan memilih Gabriel Magalhaes menjadi eksekutor penalti kelima dalam final Liga Champions 2026 melawan PSG. [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Gabriel Magalhaes gagal mengeksekusi penalti pada babak final Liga Champions antara Arsenal melawan Paris Saint-Germain.
  • Penjualan jersey Gabriel meningkat sebesar 350 persen sebagai wujud solidaritas suporter Arsenal pasca kekalahan klub tersebut.
  • Pendukung Arsenal memberikan dukungan penuh kepada Gabriel sebagai apresiasi atas kontribusinya bagi tim sepanjang musim ini.

Suara.com - Bek Arsenal, Gabriel Magalhaes, justru mendapatkan dukungan luar biasa dari para suporter setelah kegagalannya dalam adu penalti pada final Liga Champions melawan PSG.

Menurut laporan The Athletic, penjualan jersey Gabriel melonjak hingga 350 persen setelah laga final tersebut. Bahkan, dalam periode tertentu, jumlah penjualan jersey sang bek disebut mencapai dua kali lipat dibandingkan pemain Arsenal lainnya.

Lonjakan itu menunjukkan besarnya solidaritas pendukung Arsenal terhadap pemain asal Brasil tersebut di tengah kekecewaan akibat kekalahan di partai puncak.

Pada laga final, Gabriel menjadi penendang kelima Arsenal dalam babak adu penalti. Namun, tendangannya melambung di atas mistar gawang sehingga membuka jalan bagi Paris Saint-Germain untuk memastikan gelar Liga Champions.

Kegagalan tersebut sempat menjadi sorotan karena membuat Arsenal harus mengubur impian meraih trofi Liga Champions pertama dalam sejarah klub.

Meski demikian, alih-alih mendapatkan kritik tajam, Gabriel justru menerima dukungan besar dari para penggemar The Gunners. Banyak suporter menunjukkan simpati dan apresiasi atas kontribusinya sepanjang musim.

Dukungan tersebut tercermin dari meningkatnya permintaan jersey dengan nama Gabriel dalam beberapa hari setelah final. Respons itu sekaligus menjadi bukti bahwa para pendukung Arsenal tetap berdiri di belakang pemain berusia 28 tahun tersebut meskipun mengalami momen sulit.

Gabriel sendiri menjadi salah satu pilar penting Arsenal sepanjang musim. Penampilannya di lini belakang membantu tim asuhan Mikel Arteta bersaing di papan atas dan melaju hingga final Liga Champions.

Meski gagal mengangkat trofi Eropa, dukungan besar dari suporter diharapkan menjadi suntikan semangat bagi Gabriel untuk bangkit dan kembali membawa Arsenal bersaing pada musim depan.

Baca Juga: Inilah Paris! Hijab Syar'i Istri Ousmane Dembele Usai PSG Juara Liga Champions Viral

Load More