-
Mousa Al Tamari memimpin daftar resmi 26 pemain timnas Yordania untuk Piala Dunia 2026.
-
Penyerang andalan Yazan Al Naimat absen akibat cedera lutut, namun kapten Ehsan Haddad kembali.
-
Yordania berada di Grup J bersama Austria, Aljazair, dan Argentina di San Francisco serta Dallas.
Suara.com - Bintang Stade Rennais Mousa Al Tamari resmi memimpin daftar 26 pemain Timnas Yordania untuk menerjang putaran final Piala Dunia 2026. Langkah bersejarah Laskar Nashama kali ini dipastikan berjalan tanpa kehadiran salah satu juru gedor utama mereka di lini depan.
Pelatih kepala Jamal Sellami mengambil keputusan berani demi meramu kekuatan terbaik menyongsong turnamen akbar tersebut. Komposisi ini menjadi ujian berat sekaligus pembuktian kedalaman talenta sepak bola negara Timur Tengah itu.
Dikutip dari FIFA, ketidakhadiran bomber haus gol Yazan Al Naimat menjadi pukulan telak yang harus segera diantisipasi oleh tim kepelatihan. Al Naimat terpaksa dicoret dari daftar akibat cedera lutut parah yang didapatnya saat berlaga di Piala Arab FIFA tahun lalu.
Sebagai gantinya, angin segar berembus ke ruang ganti setelah kapten kesebelasan Ehsan Haddad dinyatakan pulih total. Bek tangguh tersebut kembali dipanggil setelah menghabiskan waktu hampir setahun di ruang perawatan medis.
Ketajaman Al Tamari yang membukukan tujuh gol di kualifikasi Asia diharapkan mampu menutup lubang yang ditinggalkan Al Naimat. Di level klub bersama Rennes musim ini, ia juga tampil impresif lewat sumbangan tujuh gol dan 11 assist dari 36 pertandingan.
Guna menambah daya gedor, Jamal Sellami menyuntikkan darah muda potensial ke dalam barisan penyerang mereka. Nama-nama seperti Ali Azaizeh, Odeh Fakhoury, hingga Ibrahim Sabra kini memikul harapan besar publik Amman.
Sektor penjaga gawang akan dikawal oleh trio Yazid Abulaila, Abdallah Al Fakhouri, serta Nour Bani Attiah. Sementara itu, lini belakang dipertebal oleh deretan bek kokoh seperti Yazan Al Arab, Mohammad Abu Hashish, dan Abdallah Nasib.
Aliran bola di lapangan tengah bakal diatur oleh kreator serangan Nizar Al Rashdan dan Noor Al Rawabdeh. Pengalaman gelandang senior Rajaei Ayed juga diharapkan mampu menjaga ritme permainan tim dalam situasi tekanan tinggi.
Persiapan akhir armada Yordania akan digodok lewat sebuah pertandingan uji coba internasional melawan tim kuat Kolombia pada 7 Juni mendatang. Laga pemanasan ini sangat krusial sebelum mereka bertolak menuju kompetisi sesungguhnya di Amerika Serikat.
Baca Juga: Nazar Unik Emiliano Martinez, Siap Pensiun Jika Argentina Juara Piala Dunia Back to Back
Yordania dipastikan tergabung dalam Grup J yang dihuni oleh tim-tim raksasa lintas benua. Mereka dijadwalkan bersaing ketat dengan Austria, Aljazair, serta juara bertahan Argentina untuk memperebutkan tiket fase gugur.
Petualangan perdana Nashama akan dimulai pada 16 Juni menghadapi Austria di San Francisco Bay Area Stadium. Stadion yang sama juga akan menjadi saksi bisu bentrokan sengit antara Yordania melawan Aljazair pada 22 Juni.
Ujian pamungkas di fase grup bakal tersaji pada 27 Juni saat mereka menantang Argentina di Dallas Stadium. Laga versus Lionel Messi dan kolega tersebut diprediksi menjadi daya tarik utama bagi para penggemar sepak bola dunia.
Asosiasi Sepak Bola Yordania (JFA) menegaskan bahwa target realistis telah dicanangkan demi menjaga marwah sepak bola domestik di kancah global. Keberhasilan menembus putaran final ini merupakan momentum emas yang tidak ingin disia-siakan begitu saja.
Latar belakang pemanggilan skuad ini tidak lepas dari performa impresif Yordania sepanjang babak kualifikasi regional. Kendati sempat diragukan akibat badai cedera pemain kunci, racikan strategi dinamis Jamal Sellami berhasil membawa tim nasional mereka mengukir sejarah baru di panggung dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan
-
Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri
-
JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah
-
Fakta Lain Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi: Dua Lembaga Negara Italia Boikot
-
BBRI Direkomendasikan JPMorgan, Saham Berpotensi Reli Jangka Pendek
-
Ketika Sensasi Berburu Hadiah Instan Jadi Daya Tarik Baru Konsumen