- Timnas Timor Leste mengalahkan Brunei Darussalam 3-0 pada laga kualifikasi Piala AFF 2026 di Stadion Hassanal Bolkiah, Selasa (2/6/2026).
- Timor Leste berpeluang besar lolos ke Grup A jika mampu menjaga keunggulan pada leg kedua di Kuala Lumpur, 9 Juni.
- Media Vietnam menilai kelolosan Timor Leste akan merugikan Vietnam karena faktor jarak perjalanan jauh serta peningkatan kualitas permainan tim tersebut.
Suara.com - Peluang besar kini tengah digenggam oleh Timnas Timor Leste untuk mengunci tiket ke putaran final Piala AFF 2026 sekaligus mengisi slot terakhir di Grup A.
Kepastian kelolosan tersebut kian mendekati kenyataan menyusul kemenangan telak yang mereka raih atas Brunei Darussalam pada pertandingan leg pertama babak kualifikasi.
Bertanding di Stadion Nasional Hassanal Bolkiah pada Selasa (2/6/2026) malam WIB, Timor Leste sukses melibas tuan rumah Brunei dengan skor mencolok 3-0.
Hasil meyakinkan di laga pembuka tersebut membuat Timor Leste kini berada di atas angin.
Demi menyegel tempat di Grup A, mereka hanya membutuhkan hasil imbang atau terhindar dari kekalahan dengan selisih lebih dari dua gol pada pertandingan leg kedua yang dijadwalkan berlangsung di Kuala Lumpur pada 9 Juni mendatang.
Jika berhasil lolos, Timor Leste dipastikan akan bergabung bersama kekuatan regional lainnya di Grup A, seperti Timnas Indonesia, Vietnam, Singapura, dan Kamboja.
Namun, potensi kelolosan Timor Leste ini justru dipandang secara negatif oleh media olahraga terkemuka asal Vietnam, The Thao 247.
Mereka menilai bahwa keberhasilan Timor Leste lolos ke putaran final akan mendatangkan kerugian yang signifikan bagi Timnas Vietnam asuhan Kim Sang-sik, terutama dibandingkan jika mereka harus menghadapi Brunei Darussalam.
Faktor pertama yang sangat memberatkan adalah kendala geografis dan jarak penerbangan internasional yang jauh lebih panjang.
Baca Juga: Nova Arianto Siapkan Rotasi, Sejumlah Pelapis Timnas Indonesia U-19 Disiapkan Lawan Timor Leste
"Meskipun Timor Leste dan Brunei dianggap jauh lebih lemah daripada Vietnam, menghadapi Brunei jelas menawarkan lebih banyak keuntungan bagi tim asuhan Kim Sang-sik di ASEAN Championship 2026," tulis The Thao247.
"Pertama dan terpenting adalah faktor perjalanan. Jika berangkat dari Hanoi, jarak penerbangan langsung ke Brunei hanya sekitar 2.000 km, sedangkan perjalanan ke Timor Leste hampir 4.000 km."
"Perbedaan ini signifikan, terutama mengingat tim harus terus-menerus melakukan perjalanan antar negara dalam waktu singkat."
"Jadwal turnamen cukup padat, dengan Timnas Vietnam harus memainkan empat pertandingan hanya dalam dua minggu, bergantian antara pertandingan kandang dan tandang."
"Ini berarti tim harus melakukan banyak penerbangan internasional berturut-turut, sehingga perjalanan dengan jarak yang lebih pendek akan membantu para pemain menghemat energi dan memiliki lebih banyak waktu untuk pulih," sambung laporan tersebut.
Selain terkendala masalah jarak tempuh penerbangan, aspek kualitas taktis dan kekuatan profesional tim juga menempatkan Timor Leste sebagai lawan yang jauh lebih menyulitkan di atas lapangan hijau ketimbang Brunei.
Berita Terkait
-
Klasemen Piala AFF U-19: Timnas Indonesia Wajib Menang Besar atas Timor Leste demi Gusur Vietnam
-
Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis
-
PSSI Jelaskan Polemik Salah Tulis Nama Dimas di Piala AFF U-19 2026
-
Ungkap Kesan Perdana, Egy Maulana Vikri Taruh Harapan Besar pada Timnas Indonesia Era John Herdman
-
Egy Maulana Vikri Tak Pilih-pilih Ajang, Siap Bela Timnas Indonesia di Piala AFF atau FIFA Matchday
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan