- Egy Maulana Vikri mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia di Jakarta untuk persiapan menghadapi ajang Piala AFF 2026.
- Pelatih John Herdman membagi skuad menjadi dua kelompok untuk membedakan persiapan kompetisi domestik dan laga FIFA Matchday.
- Egy mengaku terkesan dengan ketelitian John Herdman serta berkomitmen tampil maksimal dalam tugas membela tim nasional Indonesia.
Suara.com - Pemain sayap andalan Dewa United Banten FC, Egy Maulana Vikri, akhirnya mendapat kesempatan berharga untuk merasakan langsung tangan dingin pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman.
Ia menjadi salah satu pemain lokal yang dipanggil mengikuti pemusatan latihan (training camp/TC) di Jakarta pekan lalu sebagai persiapan menghadapi ASEAN Hyundai Cup 2026 atau Piala AFF 2026.
Menariknya, John Herdman memang memisahkan program TC antara skuad Piala AFF yang didominasi pemain liga domestik dan skuad FIFA Matchday Juni 2026 yang lebih banyak dihuni pemain abroad.
Menyikapi pemisahan fokus skuad tersebut, pemain yang telah mencatatkan 29 caps bersama Timnas Indonesia itu menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak mempermasalahkan di ajang apa ia akan diturunkan.
Bagi pemain berusia 25 tahun itu, pemanggilan untuk membela panji Merah Putih merupakan tugas mulia yang harus dijawab dengan dedikasi penuh di atas lapangan.
"Tapi sebagai pribadi saya sendiri pasti di mana pun itu, apa pun itu, pertandingan apa pun itu, harus menampilkan yang terbaik untuk negara Indonesia," tegas Egy saat diwawancarai awak media.
Prinsip profesionalisme itu menjadi pegangannya, terlepas dari siapa pun sosok pelatih yang memimpin Timnas Indonesia.
"Ya sangat bagus sebagai pemain. Saya harus selalu menampilkan yang terbaik 100 persen ketika dipanggil pelatih siapa pun, ketika dipercaya pelatih siapa pun," tambah mantan pemain Lechia Gdansk tersebut.
Terkesan dengan John Herdman
Baca Juga: PSSI Sumut Turun Tangan Atasi Polemik Penginapan Peserta Piala AFF U-19 2026
Pengalaman perdananya berlatih di bawah arahan mantan pelatih Timnas Kanada itu meninggalkan kesan yang sangat positif.
Egy menilai John Herdman, yang sukses membawa Kanada kembali ke Piala Dunia 2022 setelah absen selama 36 tahun, sebagai sosok pelatih yang sangat teliti dan memiliki gairah tinggi dalam membangun sebuah tim.
"Untuk coach John juga ya dia pelatih yang sangat teliti dan sangat bergairah. Saya juga berharap banyak pengalaman dari dia dan juga apa yang dia latih ke kita itu bisa tertanam di diri saya dan bisa saya jalankan setiap harinya," kata Egy Maulana Vikri.
Harapan besar pun digantungkan Egy kepada pelatih asal Inggris tersebut agar mampu membawa Skuad Garuda terbang lebih tinggi di kancah sepak bola internasional.
"Dia pelatih yang sangat bagus, saya rasa kita semua, pelatih juga, pemain-pemain sekarang juga, semoga kita akan sukses berada di tangan dia," imbuhnya.
Turnamen Piala AFF 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung pada akhir Juli mendatang. Karena turnamen ini tidak masuk kalender resmi FIFA, besar kemungkinan John Herdman akan memanggil mayoritas pemain yang berkarier di BRI Super League.
Terkait peluang menembus skuad utama dan target pribadinya di turnamen regional tersebut, Egy memilih bersikap rendah hati dan tidak ingin berspekulasi terlalu dini.
"Saya rasa pertanyaan ini nanti akan saya jawab ketika kita mulai start untuk TC persiapan. Jadi saya bisa melihat pada saat itu," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery Belum Pasti, Ini Penyebabnya
-
Nova Arianto Siapkan Rotasi, Sejumlah Pelapis Timnas Indonesia U-19 Disiapkan Lawan Timor Leste
-
Berhitung Daya Gedor Ragnar Oratmangoen dan Marselino Ferdinan Lawan Oman dan Mozambik
-
Dulu Ditunggu-tunggu, 9 Pemain Naturalisasi Ini Kini Tak Diajak John Herdman
-
Adu Perbandingan Pemain Termahal Timnas Indonesia, Oman dan Mozambik
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS
-
3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli
-
Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil
-
Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan
-
Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu
-
Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi
-
Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras
-
Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin
-
Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan
-
Disebut Medali 'Cokelat', Konate: Prancis Serius Bidik Tempat Ketiga di Piala Dunia 2026