Bola / Bola Indonesia
Minggu, 07 Juni 2026 | 15:13 WIB
Hasil Timnas Indonesia vs Oman dalam laga FIFA Matchday Juni 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Jumat (5/6/2026). [Dok. IG Timnas Indonesia]
Baca 10 detik
  • Timnas Indonesia menang 3-0 atas Oman dalam laga FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (5/6/2026).
  • Kemenangan tersebut diraih melalui gol Justin Hubner, Ole Romeny, dan Ragnar Oratmangoen yang sekaligus mendongkrak peringkat FIFA Indonesia.
  • Hasil ini memberikan kekalahan pahit bagi pelatih baru Oman, Tarik Sektioui, dalam debut internasionalnya setelah menggantikan Carlos Queiroz.

Suara.com - Keberhasilan Timnas Indonesia membungkam Oman dengan skor mencolok pada laga FIFA Matchday edisi Juni 2026 terus menuai sorotan hangat hingga ke kawasan Timur Tengah.

Selain karena skor akhir 3-0 yang tercipta di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, pada Jumat (5/6/2026) lalu, pertandingan ini juga menjadi buah bibir lantaran menghadirkan debut yang teramat pahit bagi nakhoda baru Oman, Tarik Sektioui.

Sepanjang jalannya laga, skuad Garuda tampil sangat impresif dan berhasil mendominasi permainan lewat gol pembuka dari Justin Hubner pada menit ke-13.

Kemudian gol kembali lahir berkat sumbangsih Ole Romeny menit ke-28, serta ditutup oleh Ragnar Oratmangoen pada menit ke-56.

Hasil positif ini tidak hanya mengakhiri catatan panjang puasa kemenangan Timnas Indonesia atas Oman, melainkan juga membuktikan bahwa tim Merah Putih kini sanggup bersaing ketat dengan negara yang memiliki peringkat FIFA jauh di atas mereka.

Sebelum sepak mula dilakukan, Oman bertengger di posisi ke-79 dunia, sementara skuad Garuda berada di urutan ke-122.

Tambahan poin penting dari kemenangan ini pun langsung mendongkrak peringkat provisional Indonesia naik ke posisi 118 dunia.

Konferensi Pers pelatih Oman Tarik Sektioui, dan pemain Khalid Albraiki (Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha).

Di lain kubu, kekalahan telak ini memicu gelombang kritik di internal Oman.

Laga kontra Timnas Indonesia merupakan pertandingan internasional pertama bagi Tarik Sektioui semenjak ditunjuk sebagai pelatih kepala Oman pada Maret 2026 guna menggantikan Carlos Queiroz yang hijrah melatih Ghana.

Baca Juga: Usai Bantai Oman, Emil Audero Ingatkan Target Jangka Panjang Timnas Indonesia

Meskipun memiliki waktu persiapan selama beberapa bulan, performa Oman justru dinilai jauh di bawah standar oleh media setempat.

"Pelatih kepala baru Oman, Tarik Sektioui memulai kiprahnya dengan kurang memuaskan saat Timnas Oman menelan kekalahan 3-0 dari tuan rumah Indonesia dalam pertandingan persahabatan internasional di Jakarta pada Jumat," tulis Oman Observer.

Sinyal bahaya sebenarnya sudah sempat ditiupkan oleh beberapa media Oman sebelum pertandingan dimulai.

Media setempat, Al Watan secara khusus sempat mengingatkan publik sepak bola mereka mengenai grafik kebangkitan pesat yang diperlihatkan oleh skuad Garuda dalam beberapa tahun terakhir di kancah Asia.

"Tim Indonesia menunjukkan level teknik yang sangat baik di kualifikasi Piala Dunia terakhir, mencapai babak playoff sebelum tersingkir oleh Arab Saudi dan Irak," tulis Al Watan.

Perubahan citra sepak bola Indonesia dari yang semula dipandang sebelah mata menjadi salah satu penantang tangguh dinilai tidak lepas dari program naturalisasi pemain berkualitas yang merumput di liga-liga elite Eropa.

Kolaborasi antara pilar lokal serta barisan pemain berpengalaman seperti Emil Audero, Justin Hubner, Elkan Baggott, Joey Pelupessy, Ole Romeny, hingga Ragnar Oratmangoen sukses melahirkan kedalaman skuad yang sangat solid.

"Tim Indonesia memiliki pemain berpengalaman, terutama sejumlah pemain naturalisasi yang telah banyak berkontribusi bagi tim dan telah menempatkan tim Indonesia pada posisi yang kompetitif setelah sebelumnya menjadi tim yang tidak dianggap serius di Asia," tambahnya.

Kemenangan bersejarah atas Oman ini menjadi bukti konkret bahwa cetak biru pembangunan jangka panjang sepak bola Indonesia mulai membuahkan hasil nyata sekaligus menjadi modal berharga bagi tim asuhan John Herdman menjelang persiapan jangka panjang menyambut turnamen Piala Asia 2027.

Load More