Bola / Bola Indonesia
Senin, 08 Juni 2026 | 10:57 WIB
Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong (Instagram/republikindonesia)
Baca 10 detik
  • Shin Tae-yong memiliki rekam jejak kepelatihan panjang bersama tim nasional serta klub Seongnam FC di Korea Selatan.
  • Ia pernah menangani timnas Indonesia selama lima tahun sebelum akhirnya menjabat sebagai Wakil Presiden Federasi Sepak Bola Korea.
  • Shin Tae-yong dipecat dari Ulsan HD pada 2025 setelah hanya menjabat selama dua bulan akibat performa buruk tim.

Pada periode yang sama, ia juga dipercaya menjadi General Manager paruh waktu Seongnam FC.

Meski sempat fokus di luar lapangan, Shin Tae-yong kembali ke dunia kepelatihan ketika menerima tawaran dari Ulsan HD pada Agustus 2025.

Saat itu, Ulsan HD sedang mengalami penurunan performa meski sebelumnya sukses mendominasi kompetisi domestik Korea Selatan dengan menjuarai K League 1 selama tiga musim beruntun pada 2022, 2023, dan 2024.

Awal kepemimpinannya berjalan menjanjikan setelah membawa tim meraih kemenangan tipis 1-0 atas Jeju SK.

Namun momentum tersebut tidak bertahan lama. Ulsan kemudian mengalami rentetan hasil buruk, termasuk tiga kekalahan beruntun yang membuat tekanan terhadap sang pelatih meningkat.

Dalam total 10 pertandingan bersama Ulsan HD, Shin Tae-yong hanya mampu mempersembahkan dua kemenangan. Sementara delapan laga lainnya berakhir dengan hasil imbang maupun kekalahan.

Situasi itu membuat manajemen mengambil keputusan cepat. Hanya sekitar dua bulan setelah penunjukannya, Shin Tae-yong harus mengakhiri masa kerjanya lebih cepat bersama Ulsan HD.

Kepergiannya juga diiringi berbagai laporan media Korea Selatan yang menyebut adanya ketegangan dengan sejumlah pemain senior di dalam tim.

Peristiwa tersebut menjadi salah satu momen paling sulit dalam perjalanan karier kepelatihan Shin Tae-yong.

Baca Juga: Peringatan John Herdman ke Mathew Baker Jelang Timnas Indonesia vs Mozambik

Meski demikian, rekam jejaknya di level tim nasional, termasuk bersama Indonesia dan Korea Selatan, tetap menjadikannya salah satu pelatih Asia yang memiliki pengalaman paling lengkap di panggung internasional.

Load More