- Shin Tae-yong memiliki rekam jejak kepelatihan panjang bersama tim nasional serta klub Seongnam FC di Korea Selatan.
- Ia pernah menangani timnas Indonesia selama lima tahun sebelum akhirnya menjabat sebagai Wakil Presiden Federasi Sepak Bola Korea.
- Shin Tae-yong dipecat dari Ulsan HD pada 2025 setelah hanya menjabat selama dua bulan akibat performa buruk tim.
Pada periode yang sama, ia juga dipercaya menjadi General Manager paruh waktu Seongnam FC.
Meski sempat fokus di luar lapangan, Shin Tae-yong kembali ke dunia kepelatihan ketika menerima tawaran dari Ulsan HD pada Agustus 2025.
Saat itu, Ulsan HD sedang mengalami penurunan performa meski sebelumnya sukses mendominasi kompetisi domestik Korea Selatan dengan menjuarai K League 1 selama tiga musim beruntun pada 2022, 2023, dan 2024.
Awal kepemimpinannya berjalan menjanjikan setelah membawa tim meraih kemenangan tipis 1-0 atas Jeju SK.
Namun momentum tersebut tidak bertahan lama. Ulsan kemudian mengalami rentetan hasil buruk, termasuk tiga kekalahan beruntun yang membuat tekanan terhadap sang pelatih meningkat.
Dalam total 10 pertandingan bersama Ulsan HD, Shin Tae-yong hanya mampu mempersembahkan dua kemenangan. Sementara delapan laga lainnya berakhir dengan hasil imbang maupun kekalahan.
Situasi itu membuat manajemen mengambil keputusan cepat. Hanya sekitar dua bulan setelah penunjukannya, Shin Tae-yong harus mengakhiri masa kerjanya lebih cepat bersama Ulsan HD.
Kepergiannya juga diiringi berbagai laporan media Korea Selatan yang menyebut adanya ketegangan dengan sejumlah pemain senior di dalam tim.
Peristiwa tersebut menjadi salah satu momen paling sulit dalam perjalanan karier kepelatihan Shin Tae-yong.
Baca Juga: Peringatan John Herdman ke Mathew Baker Jelang Timnas Indonesia vs Mozambik
Meski demikian, rekam jejaknya di level tim nasional, termasuk bersama Indonesia dan Korea Selatan, tetap menjadikannya salah satu pelatih Asia yang memiliki pengalaman paling lengkap di panggung internasional.
Berita Terkait
-
Peringatan John Herdman ke Mathew Baker Jelang Timnas Indonesia vs Mozambik
-
Reaksi Mengejutkan Coach Justin dengar Kabar Shin Tae-yong Pelatih Persija Baru
-
Naturalisasi Belum Berhenti! Erick Thohir Ungkap Alasan PSSI Terus Tambah Amunisi Timnas Indonesia
-
Jelang Timnas Indonesia vs Mozambik, Ivar Jenner Blak-blakan Soal Kekuatan Lawan
-
Siang Ini Persija Jakarta Umumkan Pelatih Baru, Shin Tae-yong Banyak Disebut
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan
-
Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?
-
Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi
-
PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan
-
11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!
-
Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun
-
Peneliti Politik Hukum Beberkan Dugaan Anatomi Korupsi Eks Jampidsus
-
Di Hadapan Prabowo, Ijtima Ulama Sampaikan 3 Rekomendasi Strategis untuk Bangsa
-
Di Depan Prabowo, PKB Ngaku Siap Jadi Bagian Utama Wujudkan Anggaran Pro Rakyat
-
Kapolri Bertemu Direktur FBI, Sepakati Penguatan Investigasi dan Pertukaran Intelijen