- Timnas Mozambik datang ke Jakarta dengan kekuatan 25 pemain, termasuk tujuh debutan yang berambisi menunjukkan kualitas mereka.
- The Mambas dipastikan tampil tanpa dua bintang yang berkarier di Eropa, yakni Geny Catamo (Sporting CP) dan Reinildo Mandava.
- Meski kehilangan pemain kunci, Mozambik tetap patut diwaspadai setelah mencatat sejarah dengan menembus babak 16 besar Piala Afrika 2025.
Sektor sayap mereka juga akan mengandalkan kecepatan Luis Miquissone yang merupakan pemain dengan jumlah caps terbanyak di skuad saat ini.
Winger berusia 30 tahun tersebut sudah menjadi bagian dari tim nasional sejak 2015 dan berpotensi menjadi ancaman serius bagi pertahanan Garuda.
Absennya Bintang Utama dari Eropa
Kabar menggembirakan bagi pendukung Timnas Indonesia adalah Mozambik dipastikan tampil tanpa dua pemain bintang mereka.
Pilar utama yang memperkuat Sporting CP, Geny Catamo, terpaksa absen membela negaranya pada FIFA Matchday Juni 2026.
Geny Catamo merupakan pemain berusia 25 tahun yang tampil impresif di Liga Portugal dan memiliki pengalaman bermain di Liga Champions.
Selain Catamo, lini pertahanan Mozambik juga kehilangan Reinildo Mandava yang memiliki rekam jejak mentereng di kompetisi Eropa.
Reinildo Mandava, yang pernah membela Atletico Madrid dan Lille, dikenal sebagai bek sayap dengan kemampuan bertahan dan menyerang yang seimbang.
Kebangkitan Prestasi di Afrika
Baca Juga: Prediksi Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday 9 Juni 2026
Meski secara historis belum pernah meraih trofi besar, perkembangan sepak bola Mozambik dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren positif.
Di level regional, mereka merupakan tim yang cukup diperhitungkan di ajang Piala COSAFA dengan dua kali menjadi runner-up pada edisi 2008 dan 2015.
Pencapaian paling monumental baru saja mereka torehkan di Piala Afrika 2025.
Saat itu, Mozambik sukses mengukir sejarah dengan menembus babak 16 besar untuk pertama kalinya sepanjang keikutsertaan mereka di turnamen tersebut.
Prestasi itu menjadi sinyal bahwa kualitas sepak bola mereka sedang berkembang pesat dan siap memberikan kejutan kepada tim-tim dari benua lain.
Ranking FIFA Jadi Alarm untuk Garuda
Timnas Mozambik saat ini menempati peringkat ke-101 dunia, atau 21 tingkat di atas Timnas Indonesia yang berada di posisi ke-122 FIFA.
Pertemuan ini menjadi sangat penting bagi kedua tim dalam upaya memperbaiki posisi di ranking dunia, mengingat poin FIFA Matchday memiliki pengaruh signifikan.
Indonesia sendiri tengah mengusung target menembus 100 besar ranking FIFA di bawah arahan John Herdman. Karena itu, kemenangan atas tim dengan peringkat lebih tinggi seperti Mozambik akan menjadi modal berharga untuk mendekati target tersebut.
Berita Terkait
-
Justin Hubner Cedera, Timnas Indonesia Siapkan Skenario Alternatif Melawan Mozambik
-
Timnas Indonesia Incar Kemenangan Beruntun vs Mozambik, John Herdman Fokus Benahi Celah Skuad Garuda
-
Head to Head Timnas Indonesia vs Mozambik, Hapus Tren Buruk Lawan Tim Afrika
-
Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia Hadapi Mozambik: Pilar Cadangan Unjuk Gigi
-
Prediksi Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday 9 Juni 2026
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi
-
Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B
-
Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas
-
Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan
-
Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter
-
Proyek E10 Ambisius, Tapi Siapa Mau Pasok Tebu untuk Pemerintah?