- Presiden Antonio Jose Seguro mengunjungi pusat latihan Oeiras untuk memotivasi timnas Portugal jelang Piala Dunia 2026.
- Timnas Portugal ditargetkan meraih trofi perdana sekaligus memberikan penghormatan khusus bagi mendiang pemain mereka, Diogo Jota.
- Pelatih Roberto Martinez menegaskan kesiapan skuad memberikan performa maksimal demi mewujudkan harapan besar seluruh rakyat Portugal.
Suara.com - Presiden Portugal, Antonio Jose Seguro, menyampaikan pesan emosional kepada Cristiano Ronaldo Cs jelang Piala Dunia 2026.
Seguro meminta skuad Selecao das Quinas untuk meraih trofi dunia pertama mereka sebagai penghormatan bagi mendiang Diogo Jota.
Dalam kunjungannya ke pusat latihan di Oeiras, Seguro menegaskan pentingnya kebersamaan tim.
Seguro juga berharap para pemain tampil bukan hanya mengandalkan kualitas individu, tetapi dengan semangat kolektif yang kuat.
“Bermainlah satu untuk yang lain, bekerja untuk satu sama lain. Bermain dan berjuang juga untuk mengenang Diogo Jota,” ujar Seguro dikutip dari TycSport.
Seguro menambahkan bahwa seluruh rakyat Portugal menaruh harapan besar pada tim.
Presiden juga menegaskan target besar yang belum pernah diraih Portugal.
“Negara ini percaya pada kalian. Buat kami bermimpi dan bawa pulang trofi yang belum pernah kami miliki,” katanya.
Pelatih Roberto Martínez menyambut dukungan tersebut dengan penuh apresiasi.
Baca Juga: Maldini Remehkan Argentina di Piala Dunia 2026: Messi Cs Bakal Terhenti di Perempatfinal
Martinez memastikan tim akan tampil maksimal dan membawa tanggung jawab besar di setiap pertandingan.
“Saya bisa memastikan tim akan memberikan segalanya untuk Portugal dan bermain dengan tanggung jawab membawa mimpi jutaan rakyat,” ujar Martínez.
Portugal dijadwalkan berangkat ke Piala Dunia 2026 pekan ini, setelah menjalani satu laga uji coba terakhir melawan Nigeria.
Sebelumnya, Ronaldo Cs meraih kemenangan 2-1 atas Chile sebagai bagian dari persiapan.
Di Piala Dunia 2026, Portugal tergabung di Grup K bersama Kolombia, Uzbekistan, dan Republik Demokratik Kongo.
Tekad untuk mengukir sejarah kini semakin kuat, dengan semangat mengenang sosok Diogo Jota.
Berita Terkait
-
Maldini Remehkan Argentina di Piala Dunia 2026: Messi Cs Bakal Terhenti di Perempatfinal
-
H-3 Kick Off Piala Dunia 2026: Ousmane Dembele Kritik Pedas Kylian Mbappe
-
Argentina Kehilangan Pemain Penting Jelang Piala Dunia 2026, Scaloni Putar Otak Cari Pengganti
-
Tak Masuk Skuad Spanyol untuk Piala Dunia 2026, Bintang Real Madrid Ini Liburan ke Indonesia
-
Wajah Retak, Rahang Patah Anak Zinedine Zidane Tetap Siap Tempur di Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi