- Piala Dunia 2026 menghadirkan 72 pertandingan fase grup, sehingga memilih laga-laga terbaik menjadi penting bagi penonton yang tidak bisa mengikuti semuanya.
- Sejumlah duel besar seperti Brasil vs Maroko, Prancis vs Senegal, hingga Yordania vs Argentina diprediksi menyajikan drama, rivalitas, dan kualitas kelas dunia.
- Format baru 48 tim membuat persaingan semakin ketat karena jalur peringkat ketiga terbaik membuka peluang lebih besar bagi tim-tim kuda hitam untuk lolos.
Suara.com - Anda tidak bisa menonton semua 72 pertandingan fase grup Piala Dunia 2026. Karena itu, berikut 10 laga yang wajib masuk daftar tontonan Anda.
Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi terbesar sepanjang sejarah dengan melibatkan 48 negara peserta yang siap bertarung di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
Total terdapat 72 pertandingan fase grup yang harus menyaring peserta menuju babak 32 besar, sebuah tantangan fisik dan strategi yang luar biasa bagi setiap tim nasional.
Mengingat banyaknya jadwal pertandingan yang berlangsung pada jam kurang bersahabat bagi penonton Indonesia, memilih laga terbaik menjadi kunci agar tetap bisa menikmati euforia Piala Dunia secara maksimal.
Pembukaan Bersejarah dan Adu Tajam Para Raksasa
Pertandingan pembuka antara Meksiko melawan Afrika Selatan akan mengawali kemeriahan turnamen di Stadion Azteca pada Jumat, 12 Juni 2026, pukul 02.00 WIB.
Laga ini merupakan ulangan partai pembuka Piala Dunia 2010 dan diprediksi berlangsung emosional bagi pendukung tuan rumah di hadapan sekitar 87.000 penonton.
Selanjutnya, duel Brasil melawan Maroko pada Minggu, 14 Juni 2026, pukul 05.00 WIB menjadi tontonan wajib bagi pencinta sepak bola menyerang.
Brasil diprediksi menggunakan formasi 4-2-4 yang sangat ofensif untuk membongkar pertahanan disiplin Maroko yang merupakan semifinalis edisi sebelumnya.
Baca Juga: Bedah Kekuatan Timnas Curacao: Skuad 'Mini Belanda' yang Jadi Kuda Hitam di Grup E Piala Dunia 2026
Tantangan berikutnya bagi raksasa Eropa hadir saat Belanda berhadapan dengan Jepang pada Senin, 15 Juni 2026, pukul 03.00 WIB.
Jepang dikenal sebagai pembunuh raksasa setelah pernah menumbangkan Jerman dan Spanyol, sehingga posisi Belanda di Grup F dipastikan akan sangat teruji.
Masih di hari yang sama, Spanyol akan memulai kampanyenya melawan debutan Tanjung Verde pada Senin, 15 Juni 2026, pukul 23.00 WIB.
Pertandingan ini menarik dinantikan untuk melihat apakah Spanyol mampu mencatat kemenangan besar seperti saat membantai Kosta Rika 7-0 pada Piala Dunia 2022.
Dendam Lama dan Teror Erling Haaland
Aroma balas dendam akan menyelimuti laga Prancis melawan Senegal pada Rabu, 17 Juni 2026, pukul 02.00 WIB.
Tag
Berita Terkait
-
Doa Mengiringi Timnas Paraguay: Pesawat 'Dibaptis' Menuju Piala Dunia 2026
-
Naik Bus Sekolah, Pulang Bawa 4 Gol: Curacao Bikin Heboh Jelang Piala Dunia 2026
-
Misi 'El Tri' Usir Kutukan 40 Tahun: Bedah Kekuatan Meksiko Sang Tuan Rumah Piala Dunia 2026
-
Tiket Mahal? Central Park Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Gratis!
-
Wajah Bobrok FIFA: Kenang 168 Anak Tewas Serangan AS, Iran Terancam Sanksi
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Gaya Mewah Pelat Palsu: Sopir Alphard yang Cekcok dengan Satpam Kena Tilang
-
Foundation Viva Mana yang Paling Tahan Lama? Ini Pilihan dengan Klaim Waterproof dan Long Lasting
-
Ketika Institusi Publik Menjadi Arena Eksperimen Kebijakan
-
Kasus Debt Collector Kredivo di Purworejo Berakhir Damai, Perusahaan Perkuat Pengawasan Penagihan
-
Viral Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Larang 2 WNA Penyelenggara Event Lari Masuk Indonesia Lagi
-
Harga Kebutuhan Naik, Gaji Tetap: Realitas Daya Beli yang Kian Menurun
-
Arsenal Siapkan Strategi Khusus Datangkan Julin Alvarez, Viktor Gyokeres Jadi Opsi Tukar?
-
Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
-
Ulasan Novel Kado Terbaik: Potret Haru Perjuangan Anak Jalanan
-
Qualcomm Siapkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 Versi Murah, Akhiri Era HP Flagship Mahal?