-
New York menyediakan 50.000 tiket gratis nonton bareng Final World Cup 2026 di Central Park.
-
Distribusi kuota menggunakan sistem undian online terbuka dan mencadangkan porsi khusus relawan lokal.
-
Pemerintah menyuntikkan dana total 9,5 juta dolar AS demi mewujudkan pesta sepak bola inklusif.
Suara.com - Pemerintah Kota dan Negara Bagian New York mendobrak komersialisasi tiket sepak bola dengan menyediakan akses gratis nonton Piala Dunia 2026 bagi warga.
Langkah ini diambil guna memastikan seluruh lapisan masyarakat dapat menikmati atmosfer pertandingan sepak bola terbesar di planet ini.
Dikutip dari situs resmi Kota New York, sebanyak 50.000 tiket nonton bareng laga puncak Piala Dunia dibuka secara cuma-cuma di kawasan ikonik Central Park.
Kebijakan inklusif tersebut dirancang demi mengikis kesenjangan ekonomi yang kerap membatasi akses masyarakat kelas pekerja ke ajang olahraga internasional.
Distribusi tiket akan dikelola secara transparan oleh lembaga Global Citizen melalui sistem undian daring.
Pendaftaran undian dibuka mulai Kamis, 11 Juni pukul 10.00 waktu setempat dan ditutup pada 16 Juli mendatang.
Panitia berkomitmen mengalokasikan 20 persen kuota tiket khusus untuk organisasi nirlaba setempat serta relawan pelayanan kota.
Gerbang area Great Lawn di Central Park bakal dibuka sejak tengah hari sebelum laga kick-off dimulai pukul 15.00.
Walikota Zohran Kwame Mamdani menegaskan komitmennya agar perhelatan global ini tidak hanya menjadi milik kaum elite bermodal besar.
Baca Juga: Pesan Presiden Portugal untuk Cristiano Ronaldo Cs: Menangkan Piala Dunia untuk Diogo Jota
“Anda tidak perlu menghabiskan puluhan ribu dolar untuk menjadi bagian dari Piala Dunia. Di bawah pemerintahan kami, Anda tidak perlu melakukannya. Mulai dari acara nonton bareng gratis untuk 50.000 warga New York di Great Lawn hingga festival penggemar di setiap wilayah dan investasi yang membantu usaha kecil berbagi manfaat dari turnamen ini, kami memastikan Piala Dunia menjadi milik orang-orang yang menjadikan kota ini seperti sekarang ini. Ini adalah acara sekali dalam segenerasi, dan warga New York kelas pekerja layak untuk mengalami, merayakan, dan memetik manfaat darinya.”
Pesta suporter ini ditopang dana investasi senilai 6 juta dolar AS dari negara bagian dan 3,5 juta dolar AS dari kas kota.
Tiga layar LED berukuran raksasa dipasang agar penonton mendapatkan pengalaman visual terbaik layaknya di dalam stadion.
Panggung hiburan live, pemandu acara kondang dari iHeartRadio, hingga deretan stan kuliner lokal disiapkan untuk memanjakan pengunjung.
Gubernur Kathy Hochul menyatakan bahwa inisiatif ini membawa kemeriahan turnamen langsung ke hadapan publik setempat.
“Piala Dunia adalah pengalaman sekali seumur hidup yang layak dinikmati dan disaksikan oleh warga New York dari segala usia. Selama satu setengah bulan ke depan, warga New York akan merasakan sensasi menonton Piala Dunia di kampung halaman mereka. Jika warga New York tidak dapat menghadiri Piala Dunia, kami membawa pertandingan itu kepada mereka, dan untuk pertandingan Final, warga New York akan merasakan pengalaman menonton di acara nonton bareng terbesar di dunia di salah satu taman terbaik di dunia.”
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Film Istimewa Hadirkan Anak Disabilitas sebagai Tokoh Utama
-
Riset Economist Enterprise: Integrasi Self-Care ke Sistem Kesehatan Perlu Diperkuat
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?