- Gelandang Spanyol, Gavi, melakukan tekel keras kepada Rodri saat sesi latihan di Chattanooga, Tennessee, pada 7 Juni 2026.
- Hasil pemeriksaan medis memastikan Rodri tidak mengalami cedera parah, sehingga agenda latihan tim nasional dapat segera dilanjutkan.
- Pelatih Luis de la Fuente membela gaya bermain agresif Gavi dan menyatakan bahwa keharmonisan skuad tetap terjaga sepenuhnya.
Suara.com - Persiapan intensif Timnas Spanyol menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026 sempat dikejutkan oleh insiden menegangkan di lapangan latihan.
Benturan fisik yang cukup keras melibatkan dua gelandang andalan mereka, Rodri dan Gavi yang sempat membuat pemain Manchester City itu terkapar menahan sakit di atas lapangan.
Kejadian yang terekam kamera tersebut memperlihatkan tekel agresif dari Gavi yang mendarat tepat di bagian engkel Rodri pada sesi latihan hari Minggu (7/6/2026) waktu setempat di Chattanooga, Tennessee, Amerika Serikat.
Sontak, kejadian ini memicu kecemasan besar mengingat vitalnya gelandang Manchester City tersebut bagi ambisi La Furia Roja.
Kecemasan sempat menyelimuti jajaran pelatih dan para pendukung setia karena cedera serius pilar utama sesaat sebelum turnamen dimulai akan menjadi kerugian yang sangat masif bagi tim nasional.
Beruntung, hasil pemeriksaan medis mengonfirmasi bahwa benturan keras tersebut tidak berujung pada cedera parah.
Menyadari dampak buruk dari aksi tekelnya, Gavi dilaporkan langsung menyampaikan permintaan maaf secara jantan dan agenda latihan tim nasional dapat segera dilanjutkan kembali.
Melalui sesi wawancara eksklusif bersama media Spanyol, El Larguero tidak lama setelah insiden tersebut mereda, Rodri membeberkan klarifikasi resminya terkait kejadian tersebut.
Bintang Manchester City ini menegaskan bahwa dirinya tidak memendam rasa benci, melainkan melihat aksi tersebut murni sebagai cerminan daya juang tinggi sang junior.
Baca Juga: Profil Hwang In-beom, Pahlawan Kemenangan Korea Selatan Atas Ceko di Piala Dunia 2026
“Ya, dia benar-benar membuatku kesulitan. Kita semua tahu Gavi agak temperamental. Dia tidak menahan diri,” ujar Rodri dikutip dari Barca Universal.
Ia juga mengungkapkan bahwa tim kepelatihan dan pemain senior lainnya telah mencoba memberikan nasihat kepada Gavi untuk bisa lebih mengontrol emosinya saat menjalani sesi internal tim.
“Itulah salah satu hal yang kami sukai dari kepribadiannya, meskipun kami mencoba memberitahunya bahwa sesi latihan berbeda dengan pertandingan," jelas Rodri.
“Saya tidak menyadari bahwa saya sedang difilmkan, tetapi jujur saja, saya benar-benar kecewa,” imbuhnya.
Di tengah banjir kritik dari berbagai pihak yang mengecam tindakan Gavi sebagai aksi sembrono menjelang turnamen akbar, pelatih kepala Spanyol, Luis de la Fuente justru pasang badan membela sang pemain muda.
Dalam sesi konferensi pers pasca latihan, De la Fuente berupaya mendinginkan suasana dan menegaskan keharmonisan skuadnya tetap terjaga sepenuhnya.
“Ini sepak bola, ini latihan. Para pemain memberikan yang terbaik dan tidak ada yang perlu meminta maaf,” kata De la Fuente.
Lebih lanjut, ia menegaskan dukungannya terhadap karakter bermain Gavi yang agresif, selama sang pemain mampu membatasi tempo permainannya saat sesi latihan internal.
“Semuanya baik-baik saja. Gavi memiliki energi dan semangat. Dia harus mengatur tempo, tetapi saya menginginkan Gavi yang seperti ini,” tukasnya.
Berita Terkait
-
Thibaut Courtois Pertimbangkan Pensiun dari Timnas Belgia usai Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 2026: Hasrat Besar Haiti untuk Kejutkan Brasil
-
Aksi Simpatik Timnas Jerman, Joshua Kimmich Cs Tanggung Biaya Transportasi Suporter
-
Thomas Tuchel Longgarkan Aturan, Timnas Inggris Nikmati Waktu Bebas Sebelum Tempur
-
Meski Baru Juara di Arsenal, David Raya Tak Jadi Kiper Utama Spanyol di Piala Dunia 2026?
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam